oleh

Pertarungan Seru OG vs. Team Nigma di Kualifikasi TI 10 Wilayah Eropa Barat, Benar-benar Level Dunia!

Slot SimakNews.com – Pertarungan Seru OG vs. Team Nigma di Kualifikasi TI 10 Wilayah Eropa Barat, Benar-benar Level Dunia!,

Juara bertahan The International, OG, tampil menyakinkan dengan mengalahkan rival mereka Team Nigma, pada laga semifinal upper bracket kualifikasi TI 10 wilayah Eropa Barat pada Jumat (9/7/2021) dini hari WIB tadi.

IDGS, Jumat, 9 Juli 2021 Sejak kalah dari OG pada grand final TI9 silam, roster Team Nigma (saat itu masih bernaung di bawah bendera Team Liquid) seperti mengalami trauma melawan Johan “N0tail” Sundstein dkk. Dan hal itu kembali terbukti dengan OG lagi-lagi mengalahkan Amer “Miracle-” Al-Barkawi dkk., dengan hasil 2-1.

Thanks for this fantastic series, @TeamNigma

Nerf @NigmaMiracle

GGWP! #DreamOG pic.twitter.com/WAO2B0gGzw

— OG (@OGesports) July 8, 2021

Gim pertama

OG memulai gim pembuka dengan positif, di mana mereka tampil sangat dominan nan sistematis lewat permainan brilian sang kapten N0tail yg secara mengejutkan mengpakai hero yg sudah tak laku lagi baik di pub maupun pentas eSports, Chen. N0tail menciptakan Chen seperti hero broken dengan manajemen mikro luar biasa di mana ia sanggup menumpuk beberapa neutral creeps sekaligus & menciptakan ruang bagi rekan setimnya lewat kapasitas heal tinggi.

Hasil kerja keras N0tail tak sia-sia di mana Sumail “SumaiL” Hassan (Leshrac) & Sebastien “Ceb” Debs (Axe) farming tumpukan neutral creeps hasil tarikan sang kapten & keduanya pun langsung memimpin daftar gold gain di pertandingan pertama. Ceb bahkan memecahkan rekornya yakni jumlah gold terbanyak yg pernah ia raih mengpakai Axe sepanjang karirnya sebagai pemain profesional, terhitung dari TI 5.

OG total menumpuk neutral creeps sebanyak 28 kali saat pertandingan berakhir di menit ke-34, di mana setengahnya merupakan hasil dari manajemen mikro N0tail yg luar biasa.

Heal dari Hand of God serta Mekansm dari N0tail juga berperan akbar memberi nafas bagi SumaiL, Topias “Topson” Taavitsainen, serta Ceb dengan jumlah heal yg sangat krusial dalam beberapa pertempuran besar. Dominasi yg terlalu jauh itu bahkan menciptakan OG kembali ke kebiasaan lamanya, yakni fountain farming. Nigma seperti begitu syok & tak tahu apa yg terjadi, hingga mereka terlambat mengetik GG.

Gim kedua

Di gim berikutnya, OG sebenarnya kembali mendominasi Nigma & sempat unggul gold jauh dari rivalnya itu, hampir mencapai 10 ribu gold. Namun Chaos Knight SumaiL salah membuild item, alih-alih menyeimbangkan kemampuan bertahan hidup & damage, ia malah membeli Desolator sehingga CK berikut ilusinya dapat dibunuh dengan mudah oleh carry Nigma, Luna yg dikendalikan oleh Igor “ILTW” Filatov. OG juga seperti agak lupa diri & bermain begitu agresif sehingga Nigma pun menghukum mereka dengan merengkuh kemenangan di menit ke-41.

Gim ketiga

Di gim penentuan ini, N0tail kembali mengpakai Chen untuk menenagai draft OG yg tidak mengpakai hero carry murni sekalipun. SumaiL yg mengpakai Magnus build carry, sedangkan Topson kembali mengpakai Pangolier seperti di gim pertama, sedangkan Ceb dipercaya mengpakai Beastmaster, yg didukung oleh N0tail & Martin “Saksa” Sazdov (Hoodwink).

Nigma sempat mengendalikan fase laning lewat permainan brilian dari Templar Assassin Miracle-, cuma saja OG membalikkan keadaan ketika mereka sanggup memenangkan pertarungan krusial memperebutkan Roshan di menit ke-24 dengan Saksa yg berada di posisi 4, sanggup mencetak Triple Kill.

Juara bertahan The International dua kali berturut-turut itu pun praktis mendominasi permainan sejak kemenangan krusial tersebut & bahkan menyapu bersih Nigma di sekitar menit ke-28. Topson dapat dibilang menyerap begitu banyak damage dari Nigma, memberi ruang bagi SumaiL untuk mendominasi pertarungan lewat Reverse Polarity & Skewer.

Sumail kemudian jadi penentu kemenangan lewat kombo Blink Dagger-Skewernya yg menangkap dua hero Nigma kemudian Reverse Polarity-nya mengunci tiga hero lawan & menciptakan OG dengan mudah menghabisi Nigma. Gim ketiga pun berakhir di menit ke-34. Sumail memimpin jumlah kill (9 kali), & bahkan posisi 4 support Saksa mengoleksi 7 kill di akhir gim ketiga, menunjukkan bahwa OG bukanlah regu tradisional yg sangat bertumpu pada kinerja carry mereka.

Dengan kemenangan krusial ini, OG tinggal butuh dua kemenangan lagi untuk memastikan diri tampil di TI 10 yg akan digelar di Bucharest, Rumania, pada 7 Oktober nanti. Merek akan berhadapan melawan Tundra Esports yg menyingkirkan Team Liquid.

Sedangkan Team Nigma masih belum tersingkir benar dari perebutan slot ke TI 10, cuma saja mereka turun ke lower bracket di mana kalah berarti TI 10 cuma mimpi. Nigma harus menang saat berhadapan melawan Spider Pigzs di lower bracket nanti, & kemudian menghadapi pemenang dari laga OG vs. Tundra untuk dapat lolos ke TI 10.

BacaJuga

CEO Team Secret Kritik Kontrak Eksklusif Moonton yg Melarang Tim-tim eSports Berlaga di Kompetisi Wild Rift

Dunia Games League 2021 Siap Majukan Ekosistem Gaming di Indonesia

Setelah Batal Digelar di Swedia, Valve Umumkan Bucharest, Rumania, Sebagai Tuan Rumah Baru The International 10

(stefanus/Online)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *