oleh

Perbakin Bantah Penyerang Mabes Polri ZA Anggota Penembak

Online – Ketua Umum PB Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Letnan Jendral Joni Supriyanto memastikan bukan anggota Perbakin. Pelaku berinisial ZA (25) diketahui membawa Kartu Anggota (KTA) Perbakin.
Joni mengatakan ZA cuma terdaftar sebagai anggota basis shooting club di bawah pengurus Provinsi DKI Jakarta.

“Adapun sebagai anggota, basis shooting club tersebut sudah lama bubar,” mengatakan Joni dalam keterangan tertulis yg sudah dikonfirmasi CNNIndonesia.com & diberi izin untuk dikutip, Kamis (1/4).

beincash

Joni menjelaskan dalam AD/ART PB Perbakin 2019 kartu keanggotaan shooting club sudah dilarang membubuhkan logo Perbakin. Shooting club cuma boleh mengpakai logo masing-masing.

“PB Perbakin memiliki aturan yg ketat serta menerapkan disiplin yg kuat kepada seluruh anggota,” ujarnya.

Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) itu mengatakan untuk dapat jadi anggota PB Perbakin setiap perseorangan harus terdaftar di shooting club di bawah naungan pengurus tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi.

“Telah lulus serta memiliki sertifikasi menembak sesuai bidangnya,” katanya.

Sebelumnya, Anggota Badan Penasihat Perbakin Bambang Soesatyo menyatakan terduga teroris yg menyerang Mabes Polri bukan anggota Perbakin.

“Setelah saya cek di database Perbakin yg bersangkutan tidak terdaftar. Dia bukan anggota Perbakin,” mengatakan Bamsoet.

Bamsoet menyebut KTA milik ZA yg beredar di media sosial untuk keanggotaan klub menembak airsoft gun. Basis Shooting Club sebagaimana tertulis di KTA tersebut sudah tak terdaftar lagi di Pengurus Perbakin DKI Jakarta.

KTA Perbakin milik ZA beredar di media sosial tak lama setelah seorang perempuan mengerjakan penyerangan ke Mabes Polri & tewas ditembak.(cnnindonesia.com)

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *