oleh

Perawat Cantik di Malang Dibakar Pria Misterius, Terungkap Keberadaan Sang Suami

Online – Seorang perawat cantik di Malang, Eva Sofiana Wijayanti dipandang oleh keluarga sebagai sosok yg dekat dengan kedua anaknya.

“Eva & suami sangat dekat anak. Hampir setiap hari dibelikan makanan siap saji anaknya itu sama Eva,” ujar Didik Porwidiantoro, kakak ipar Eva Sofiana Wijayanti ketika ditemui di kediaman Eva & suaminya pada Rabu (5/5/2021).

Didik menjelaskan, Eva & suaminya bernama Adin tinggal di sebuah rumah yg belokasi di Dusun Ngembul, Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Rumah itu juga ditinggali bapak kandung Adin.

Didik merupakan kakak dari Adin, suami Eva.

Sejak mengetahui Eva & Adin berumah tangga 10 tahun lalu, Didik merasa mahligai rumah tangga yg dibangun keduanya tak pernah dirundung masalah alias harmonis.

“Bahkan sering ngabuburit setiap sore. Pihak keluarga gak tahu ada masalah,” ucap pria yg mengaku sebagai petani itu.

Didik berkisah, Eva & Adin dikaruniai dua anak laki-laki.

Kata Didik, anak perdana Eva kini duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar, sedangkan anak kedua Eva akan memasuki sekolah dasar.

Kendati demikian, sebagai kakak kandung Adin, Didik jarang berkomunikasi secara intens dengan anggota keluarganya.

“Saya jarang komunikasi dengan suaminya Eva. Sampai sekarang WhatsApp gak dibales & telepon gak diangkat,” beber pria berusia 50 tahun itu.

Ketika mendengar Eva disiram bensin & dibakar pria tak dikenal, Didik terkejut.

Didik menerima informasi kalau Eva yg tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit saat ini ditemani oleh suaminya.

“Saat ini suami Eva (Adin) sedang menemani Eva di rumah sakit,” tutur Didik.

Selama Eva menjalani perawatan di rumah sakit, Didik menuturkan kedua anak Eva sengaja tidak diberi tahu tentang peristiwa pembakaran oleh orang tak diketahui itu.

Saat ini, anak perdana Eva tinggal di rumah Dusun Ngembul. Sedangkan anak kedua Eva berada di rumah Dusun Krajan yg merupakan rumah orang tua kandung Eva.

“Saya tidak tinggal di sini tetap (rumah Dusun Ngembul), rumah saya di Krebet, Bululawang. Saya lagi ke sini karena bapak saya lagi sendirian,” ujar Didik.

Terkait pekerjaan suami Eva, Didik menjelaskan Adin sering mengikuti lomba burung berkicau & kerap menorehkan prestasi.

Ia mengenang Eva bekerja di Klinik Bunga Husada yg berada di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang sejak 5 tahun lalu.

Sepengetahuan Didik, Eva & Adin merupakan pasangan suami istri yg seumuran. Ia mengingat kalau keduanya lahir pada tahun 1988.

“Dulunya Eva itu lulusan bidan,” paparnya.

Didik menyerahkan sepenuhnya tindakan hukum pada pihak berwajib terkait peristiwa nahas yg dialami Eva.

“Kondisi Eva juga masih seperti itu di rumah sakit. Jadi itu semua (tindakan hukum) terserah suaminya,” jelasnya.

Didik bersaksi tidak ada gelagat aneh nan mencurigakan yg terpampang dari sosok Eva sebelum kejadian penyiraman bensin & pembakaran pada Senin (3/5/2021).

“Saya kaget sekali mendengar musibah itu,” tutupnya. (tribunnews.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *