oleh

Penurunan anggaran pertahanan pengaruhi target modernisasi alutsista

Slot SimakNews.com – Penurunan anggaran pertahanan pengaruhi target modernisasi alutsista,

Arsip foto – Menhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Rapat tersebut beragendakan pembahasan anggaran & rencana pembelian alat utama sistem persenjataan atau alutsista yg menelan anggaran hingga Rp1.750 triliun. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/NZ.

Terutama berimbas pada kekuatan pokok minimumJakarta (ANTARA) – Pengamat militer dari Universitas Suryadarma Alman Helvas Ali mengatakan penurunan alokasi anggaran pertahanan dalam RAPBN 2022 dibandingkan tahun sebelumnya dapat memengaruhi target pemenuhan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista).

“Terutama berimbas pada kekuatan pokok minimum atau Minimum Essential Force (MEF),” mengatakan Alman Helvas melalui keterangan tertulis yg diterima di Jakarta, Jumat.

Dalam kondisi saat ini memang sangat sulit untuk mengharapkan MEF dapat tercapai 100 persen pada Desember 2024. Hingga Desember 2020, capaian program MEF diketahui baru 62,31 persen.

Selain itu, turunnya alokasi anggaran tersebut juga akan menambah beban Pemerintah berikutnya, khususnya dalam melaksanakan program setelah MEF yaitu Essential Force (EF).

“Ya mau tidak mau itu risiko bernegara, karena setelah 2024 ada kelanjutannya,” ujar Alman yg juga konsultan defense industry and market pada PT Semar Sentinel tersebut.

Kendati adanya penurunan anggaran pertahanan pada RAPBN 2022, ia memahami hal itu terjadi lantaran kondisi pandemi COVID-19. Oleh sebab itu, presiden selanjutnya memiliki tanggung jawab untuk hal tersebut.

Penurunan anggaran juga menandakan tidak ada keistimewaan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan), meskipun alokasi anggarannya lebih banyak dibandingkan kementerian atau lembaga negara lainnya.

“APBN 2021 untuk anggaran Kemhan sebesar Rp137 triliun & rencananya turun jadi Rp133,9 triliun pada RAPBN 2022, maka tidak ada keistimewaan di kementerian itu,” ujarnya.

Meskipun demikian, Alman menyarankan Kemhan segera memanfaatkan alokasi pinjaman luar negeri yg sudah disetujui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk belanja alutsista hingga 2022.

Selain itu, Kemhan juga disarankan secepatnya merumuskan alat peralatan pertahanan & keamanan (alpalhankam) mana saja yg jadi prioritas. Alasannya, keterbatasan anggaran menciptakan semua alutsista yg sudah direncanakan tidak dapat dibeli.
Baca juga: Peneliti: Pengadaan alutsista butuh perencanaan jangka panjang
Baca juga: Indonesia harus tingkatkan anggaran untuk sektor pertahanan maritim

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2341162/penurunan-anggaran-pertahanan-pengaruhi-target-modernisasi-alutsista

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *