WhatsApp2BImage2B2020 09 232Bat2B20.16.24 -
in

Pengantin Ribut dengan Tamu, Pesta Pernikahan di Kapuas Berujung Maut

Online – Peristiwa pembunuhan yg terjadi di Desa Baronang RT 02 Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalteng (Sabtu, 19/9/2020) yg mengakibatkan satu korban meninggal dunia dengan lima tusukan

Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti didampingi Wakapolres Kompol Iqbal Sengaji,Kasat Reskrim AKP Tri Wibowo & Kapolsek Kapuas Tengah AKP Ahmad Supian kepada wartawan di Kuala kapuas, Senin (21/9) menjelaskan, kejadian ini berawal dari acara perkawinan yg dilaksanakan di rumah mempelai perempuan dengan acara organ tunggal.

Advertisements

Kejadian ini berawal dari acara perkawinan yg dilaksanakan di rumah mempelai perempuan dengan acara organ tunggal sehingga terjadi keributan yg mengakibatkan satu korban meninggal dunia yg dilakukan oleh pelaku berinisial AT (41), warga Desa Baronang RT 02 Kecamatan Kapuas Tengah dengan cara menusuk korban mengpakai sebilah pisau.

Pembunuhan yg terjadi berawal dari keributan antara anak pelaku inisial HD berkelahi dengan korban mengpakai tangan kosong sehingga mengakibatkan korban terpental kemudian korban meninggalkan tempat pesta mengpakai sepeda motor.

“Pelaku mendengar anaknya di pukul langsung membawakan sebilah pisau dengan kelap mata menusuk YD (31),warga Saka Karangan Rt. 004 Desa Barunang Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas yg kemudian meninggal dunia tak jauh dari rumah acara pengantinan.

Mantan Kasubdit Tipiter Polda Kalteng itu menambahkan di tubuh korban ditemukan luka tusuk di bagian leher sebelah belakang, luka tusuk di dada sebelah kiri, luka tusuk di leher depan bagian bawah, luka tusuk di siku sebelah kiri & sebelah kanan.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 dengan ancaman sanksi 15 tahun penjara,”pungkasnya.

Sementara itu Kapolsek Kapuas Tengah AKP Ahmad Supian menambahkan,jarak yg ditempuh ke tempat kejadian perkara dari Polsek sekitar 4 jam dari Kota Kecamatan ke Desa Baronang.

“Pelaku sempat melarikan diri.Namun berhasil diamankan regu Reskrim saat mengerjakan olah TKP,”terang AKP Ahmad Supian.

Supian mengingatkan,warga setiap melaksanakan kegiatan yg mengumpulkan orang banyak harus melapor ke pihak keamanan.Sebab acara tersebut tidak ada surat izin dari pihak keamanan.

“Memang,terkadang jarak yg jadi kendala, tetapi masyarakat harap mengurus ijin keramaian harus melewati pihak pemerintah desa setempat,”pungkasnya. (kaltengtoday.com)

Report

What do you think?

871 points
Upvote Downvote

Written by Agen Slot

Agen Slot Online Terbaru 2020

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0