oleh

Pengamat sebut “good governance” parpol dapat perbaiki kualitas DPR

Slot SimakNews.com

Pengamat sebut “good governance” parpol dapat perbaiki kualitas DPR

,

Tangkapan layar pengamat politik CSIS J Kristiadi menyampaikan pendapatnya pada sesi diskusi bertajuk Refleksi 20 Tahun Formappi & Potret Pemilu 2024 yg disiarkan oleh kanal Youtube Formappi, di Jakarta, Senin (30/8/2021). ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Ini jadi tidak sederhana, apalagi tren ke depan sudah telanjur mengalami korosi terus-menerusJakarta (ANTARA) – Peningkatan kualitas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dapat dilakukan melalui pembenahan tata kelola internal partai politik (parpol) yg menerapkan asas “good governance” atau tata kelola kelembagaan yg baik, mengatakan pengamat politik.

“Pengelolaan itu gampang, pakemnya adalah good governance dalam pengelolaan partai politik,” mengatakan pengamat politik CSIS J Kristiadi dalam sebuah acara diskusi virtual yg diikuti, di Jakarta, Senin.

J Kristiadi berpendapat peningkatan kualitas DPR RI termasuk para anggota dewan sebagai bagian dari institusi politik di Tanah Air harus dilakukan mengakar hingga ke internal partai politik.

Pasalnya, partai politik merupakan institusi yg jadi ruang seleksi para calon anggota dewan yg nantinya mewakili kepentingan & kehendak rakyat, mengatakan Kristiadi.

Oleh karena itu, katanya lagi, asas tata kelola kelembagaan yg baik atau “good governance” harus jadi pakem dalam pengelolaan internal partai politik.
Baca juga: NasDem rebut ketidakpercayaan masyarakat kepada elite parpol

Namun, Kristiadi sangsi kalau asas “good governance” dapat terwujud dalam tata kelola partai politik, apalagi kalau banyak kepentingan elite & pribadi yg jauh lebih kuat dibicarakan daripada kepentingan umum.

“Ini jadi tidak sederhana, apalagi tren ke depan sudah telanjur mengalami korosi terus-menerus, sehingga pemilu kita pun saat ini pakemnya sudah tidak ada, apalagi pilkada (pemilihan kepala daerah, Red.) ini sudah awut-awutan,” ujar Kristiadi.

Dengan demikian, ia meyakini evaluasi & kritik secara terus-menerus penting untuk mengingatkan para elite partai politik & wakil rakyat bahwa mereka perlu memperbaiki diri.

“Para wakil (rakyat) ini, jangan lupa, mereka (mengemban) suara rakyat yg ilahiah. Mereka juga diganjar derajat kehormatan, martabat, utilitas politik, kekuasaan mengatur rakyat. Ini perlu direnungkan yg namanya suara rakyat, suara Tuhan,” mengatakan pengamat politik CSIS itu pula.

Pasalnya, frasa “Suara Tuhan” dalam pepatah “Suara Rakyat, Suara Tuhan” memuat makna jeritan, keluhan, keharapan rakyat yg dititipkan ke para anggota MPR/DPR & DPD sebagai penerima derajat kemuliaan & berbagai kewenangan mengatur rakyat, ujar dia.

“Ini perlu jadi refleksi anggota DPR, DPD. (Terpilih sebagai wakil rakyat) itu bukan sesuatu yg sembarangan, tetapi tatarannya sudah ilahiah,” mengatakan Kristiadi pada sesi diskusi yg digelar oleh Formappi itu pula.
Baca juga: Presiden Jokowi: Pemerintah siap diawasi masyarakat saat tangani COVID
Baca juga: Aksi tunggal warga Solo memprotes elite parpol minta jatah menteri

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2360794/pengamat-sebut-good-governance-parpol-dapat-perbaiki-kualitas-dpr

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *