oleh

Pengamat sarankan pemerintah evaluasi program deradikalisasi

Dokumentasi bekas terpidana kasus terorisme, Khairul Ghazali, di Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (12/2/2020). ANTARA FOTO/Septianda Perdana

Jakarta (ANTARA) – Pengamat terorisme dari Universitas Malikussaleh, Al Chaidar, menyarankan pemerintah supaya mengevaluasi & meninjau kembali program deradikalisasi karena dinilai tidak berjalan efektif.

beincash

“Khususnya program kontra narasi yg menurut saya tidak efektif. Sebab, secara ilmiah itu tidak dapat dipakai menghadapi radikalisme & terorisme,” mengatakan dia saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Baca juga: Pendidikan & deradikalisasi

Seharusnya, program yg dapat dipakai oleh pemerintah dalam mencegah aksi-aksi terorisme & radikalisme ialah program kontra wacana & humanisasi serta ratifikasi Konvensi PBB 2008 tentang daftar organisasi teroris.

Selanjutnya, langkah yg mesti dilakukan pemerintah ialah reformasi & birokrasi hukum mengenai terorisme tanzim atau mobile yg dapat ditangani polisi. Pelaku yg ditangkap harus dibawa ke pengadilan sipil.

Baca juga: BNPT harapkan masyarakat rangkul mantan napi teroris & keluarganya

Sementara, terorisme tamkin yg merupakan terorisme teritorial & organik harus ditangani secara spesifik oleh TNI atau aparatur militer. Pelaku yg ditangkap disarankan diadili di meja pengadilan militer pula.

“Dan dihukum secara militer pula,” ujar dia.

Baca juga: 32 terduga teroris Kalteng ikuti program deradikalisasi BNPT

Manurut Al Chaidar, langkah-langkah evaluasi & perbaikan program deradikalisasi harus segera dilakukan pemerintah supaya jaringan terorisme di Tanah Air dapat diselesaikan secepatnya.

Ketua Majelis Hukum & Hak Asasi Manusia PP Muhammadiyah, Trisno Raharjo, berpendapat ada beberapa hal yg menyebabkan tindak pidana terorisme tidak dapat atau sulit dihentikan di Indonesia.

Baca juga: BNPT terus bina mantan jaringan teroris

“Pertama, pola penanganan di luar sistem peradilan pidana yg lebih kepada mematikan bukan melumpuhkan,” mengatakan dia.

Selain itu, program deradikalisasi perlu dievaluasi secara mendasar. Sebab, sasaran-sasaran yg akan dideradikalisasi tersebut atau programnya tidak optimal untuk dikembangkan.

Baca juga: Wiranto bicara penyebaran radikalisme & perkembangan teknologi

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2082646/pengamat-sarankan-pemerintah-evaluasi-program-deradikalisasi

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *