oleh

Pengamat: Deklarasi referendum Jokowi tiga periode langgar konstitusi

Slot SimakNews.com – Pengamat: Deklarasi referendum Jokowi tiga periode langgar konstitusi,

Dokumentasi suasana deklarasi Komite Referendum NTT Jokowi tiga periode, di Kupang, Senin lalu (21/6). ANTARA/Kornelis Kaha

… i itu sudah jelas melanggar konstitusi karena di dalam konstitusi sudah mengatur secara jelas bahwa presiden itu cuma boleh memimpin 2 x 5 tahun & undang-undang mengatur itu…Kupang (ANTARA) – Pengamat politik dari Universitas Nusa Cendana, Jhon Tuba Helan, menilai, deklarasi referendum supaya Presiden Jokowi kembali memimpin untuk periode ketiga kalinya adalah melanggar konstitusi.

“Deklarasi itu sudah jelas melanggar konstitusi karena di dalam konstitusi sudah mengatur secara jelas bahwa presiden itu cuma boleh memimpin 2 x 5 tahun & undang-undang mengatur itu,” katanya, kepada ANTARA di Kupang, Rabu.

Baca juga: Guspardi nilai dorong tambah masa jabatan presiden khianati reformasi

Ia menyatakan ini menanggapi deklarasi komite referendum NTT Jokowi tiga periode yg digelar di Kupang, Senin lalu (21/6).

Ia bilang, rumusannya ada pada pasal 7 UUD 1945, bahwa presiden menjabat lima tahun & sesudahnya dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan maka tidak diijinkan lagi untuk mencalonkan diri pada periode ketiga.

Baca juga: Ahli politik UI pertanyakan motif di balik wacana amandemen UUD 1945

“Tetapi kalau ada orang atau kelompok tertentu mengharapkan supaya Presiden Joko Widodo menjabat di tahun (periode) ketiga maka saya katakan sekali lagi sudah jelas melanggar konstitusi,” ujar dia.

Namun kalau ada yg mengharapkan supaya kepemimpinan presiden itu lebih dari dua periode, misalnya jadi tiga tahun, empat periode, atau juga presiden seumur hidup maka harus ubah dulu konstitusi.

Baca juga: HNW: Manuver Capres tiga periode tindakan Inkonstitusional

Untuk mengubah konstitusi tegas dia tidak dapat melalui deklrasi referendum tetapi dibahas terlebih dahulu di MPR & membutuhkan waktu yg lama.

“Saat ini masanya reformasi bukan Orde Baru, sehingga tidak ada namanya mengubah konstitusi melalui referendum. Lagi pula pada era reformasi ini perubahan konstitusi bukan lagi diberikan kepada rakyat tetapi dibahas MPR,” mengatakan dia.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2227378/pengamat-deklarasi-referendum-jokowi-tiga-periode-langgar-konstitusi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *