oleh

Pendukung HRS Bakal Ledakkan Bom di Mana-Mana Akhirnya Terkuak, Netizen Minta Habisi Semua Cindhil Abang Khilafah

Online – Rencana pengeboman di mana-mana meliputi SPBU hingga toko-toko milik warga Tionghoa akhirnya terkuak. Pelakunya adalah oknum anggota FPI yg kini sudah dibubarkan. Mereka menuntut pembebasan HRS.

Warganet langsung bereaksi. Di akun FB Mak Lambe Turah, banyak netizen berkomentar negatif atas berita tersebut. Bahkan ada yg mendesak supaya semua “cindhil abang” (bibit) Khilafah dibersihkan.

beincash

MLT: “Pantes dibubarkan, udah tepat.”

Eko Joyo Sentiko: “Merembet kemana mana.”

Last BoyScout: “Habisi hingga ke Cindhil Abang. Khilafah vs Garuda PANCASILA.”

CBi Log: “Makanya sdh sy bilang semestinya yg di jaga itu islam radikal bukan rumah ibadah umat lain supaya supaya mereka tidak berulah lg kemana2.”

Susan: “Semoga negara dapat kuat jangan kalah sama yg model begitu an bermunculan.”

Sebelumnya diberitakan, Bambang Setiono alias BS (43), salah satu terduga teroris yg ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Bekasi, Jawa Barat, menciptakan video pengakuan terkait jati diri serta target operasi.

Berdasarkan video berdurasi 1 menit 58 detik, Bambang mengakui jadi simpatisan FPI sejak Desember 2020.

Dalam pengakuannya, Bambang merencanakan penyerangan di sebuah SPBU menggunakam bom molotov.

Serangan itu rencananya dilakukan untuk menuntut pentolan FPI Habib Rizieq Shihab dibebaskan oleh pemerintah.

Rencana Bambang adalah menciptakan molotov dari bahan black powder yg diperoleh dari rekannya bernama Zulaimi Agus.

“Saya Bambang Setiono jadi simpatisan FPI sejak awal Desember 2020. Membuat bahan dari black powder dari Zulaimi Agus di Sukabumi. Merencanakan aksi penyerangan kepada SPBU dengan bom molotov untuk menuntut bebas HRS,” mengatakan Bambang sebagaimana dikutip Suara.com, Sabtu (3/4/2021).

Bambang melanjutkan, pembuatan bahan peledak oleh Zulaimi Agus berdasarkan perintah Husein Hasny. Husein sendiri merupakan terduga teroris yg dicokok di kawasan Condet, Jakarta Timur.

“Mengetahui pembuatan bahan HCL03 oleh julaeni agus atas perintah habib Husein Husni di Condet,” sambungnya.

Tak cuma itu, Bambang turut merencanakan aksi pelemparan bom kepada etnis Tionghoa. Penyerangan nantinya dilakukan mengpakai ketapel & peluru gotri.

“Merencanakan aksi pelemparan bom kepada orang Cina & toko usaha Cina. Merencanakan aksi penyerangan memakai ketapel & peluru gotri kalau terjadi kerusuhan saat demo,” beber dia.

Bambang melanjutkan, Husein Hasny juga disebut mempunyai rencana menyerang anggota kepolisian. Penyerangan akan dilakukan mengpakai air keras.

“Mengetahui rencana penyerangan air keras oleh Habib Husein Husni kepada petugas kepolisian. Berencana mengajarkan laskar-laskar FPI cara menciptakan bahan aceton,” mengatakan dia.

Ahmad Juniaidi alias AJ (47), terduga teroris yg diringkus pada Densus 88 Antiteror Polda Metro Jaya pada Senin (29/3/2021), juga menciptakan video pengakuan bahwa dirinya adalah simpatisan FPI.

Pengakuan itu diungkapkan Ahmad melalu sebuah video berdurasi 1 menit 52 detik.

Ahmad mengaku jadi simpatisan FPI sejak sang imam besar, Habib Rizieq kembali ke Tanah Air.

Tak cuma itu, dia juga mengaku tergabung dalam jamaah pengajian Yasin Waratib di bawah pimpinan Habib Husein al Hasni.

“Saya atas nama Ahmad Junaidi. Salah satu anggota simpatisan FPI, sejak Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia. Saya juga tergabung dalam jemaah pengajian Yasin Waratib d bawah pimpinan Habib Husein Al Hasni Condet,” begitu pengakuan Ahmad dinukil Suara.com.

Dalam pengakuannya, Ahmad hendak mengerjakan peledakan di industri berbasis asing, khususnya China.

“Akhirnya teman saya yg bernama Bambang & Agus memberikan semangat untuk mengajak mengerjakan peledakan di industri-industri Cina di Indonesia,” sambungnya.(netralnews.com)

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *