oleh

Pendiri OPM sebut Veronica Koman tak berhak bicara masalah Papua

Tokoh senior Papua yg juga pendiri OPM Nicholas Youwe. (ANTARA News Papua/HO-Satgas Nemangkawi)

Anda, Veronica Koman, bukan orang PapuaJayapura (ANTARA) – Tokoh senior Papua yg juga pendiri Organisasi Papua Merdeka (OPM) Nicholas Youwe menegaskan, Veronica Koman yg sering memprovokasi dari pelariannya di Australia, sama sekali tidak punya hak untuk bicara masalah Papua.

“Anda, Veronica Koman, bukan orang Papua. Anda tidak lebih dari seorang provokator,” ujar Nicholas Youwe, salah seorang mantan tokoh senior pendiri OPM, dalam acara webinar “Memahami Papua, serta Upaya Penyelesaian Secara Kolaboratif & Holistik”, Sabtu.

Tokoh Papua yg juga mantan Menteri Luar Negeri OPM selama 15 tahun Nicholas Youwe yg sudah menyatakan kesetiaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama Nick Meset 2010, mengatakan dalam kondisi sekarang sudah tidak ada lagi keraguan dari Pemerintah Republik Indonesia dalam membangun Papua. Karena itu, berbagai pihak yg sering memprovokasi masyarakat, supaya menghentikan aktivitasnya.

“Anda cuma mencari keuntungan atas kekisruhan ini. Saya harap, Anda Veronica Koman jangan campuri lagi urusan Papua, Anda adalah provokator yg pengecut bersembunyi di luar negeri,” ujar Nicholas.

Veronica Koman diketahui setelah terjadinya demonstrasi di Papua yg dipicu oleh insiden rasis di Surabaya pada 4 September 2019. Veronica Koman ditetapkan sebagai tersangka, karena dituduh sudah mengerjakan penghasutan & memprovokasi melalui media sosial, saat ini berada dalam pelariannya di Australia.

Menurut Nicholas Youwe, masih ada kelompok kriminal di Papua, tetapi eksistensinya sudah semakin melemah, yaitu OPM tersebar dalam empat faksi, yaitu Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dengan Presiden Victor Yeimo.

Kemudian, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dengan Presiden Benny Wenda, OPM Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (OPM-TPNPB) dipimpin Jeffrey Bolmanak, & Kelompok Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB) dengan Presiden Forkorus Yaboisembut.

“Sekarang dengan pendekatan antropologi budaya yg dilakukan pemerintah pusat di Jakarta, pemberdayaan masyarakat adat & hak-hak masyarakat adat di Papua harus jadi perhatian. Orang Papua harus segera bangkit dari keterpurukan,” mengatakan Nicholas Youwe.
Baca juga: Ali Kabiay: OPM sudah punah yg ada cuma KKB di pegunungan
Baca juga: BNPT berencana usul KKB & OPM ditetapkan jadi organisasi teroris

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2145922/pendiri-opm-sebut-veronica-koman-tak-berhak-bicara-masalah-papua

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *