oleh

Pemerintah Diminta Mempercepat Produksi Vaksin Merah Putih – Nasional

Slot SimakNews.com – Pemerintah Diminta Mempercepat Produksi Vaksin Merah Putih – Nasional,

Vaksin Covid-19. Ilustrasi: Ricardo/Slot Informasi Online

jpnn.com, JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR Mulyanto meminta pemerintah tidak terlalu mengandalkan vaksin Covid-19 impor.

Mulyanto mengatakan pemerintah harus mempercepat produksi Vaksin Merah Putih.

Vaksin itu tengah dikembangkan Konsorsium Riset Covid di bawah koordinasi Badan Riset & Inovasi Nasional (BRIN).

Slot info lainnya:
  • 15 Makaka Sudah Disuntikkan Vaksin Merah Putih, Begini Tahap Selanjutnya

“(Percepatan produksi vaksin Merah Putih) sebagai instrumen mencapai herd immunity masyarakat. Pemerintah jangan terlalu mengandalkan vaksin impor,” mengatakan Mulyanto dalam rilis di Jakarta, Senin (12/7).

Menurut dia, saat ini riset vaksin inovasi domestik terkesan berjalan seperti biasa & berbeda dengan sikap pemerintah terhadap vaksin impor.

Padahal, mengatakan dia, penggunaan Vaksin Merah Putih sangat penting sebagai upaya untuk membangun keunggulan sumber daya manusia & kemampuan inovasi domestik.

Slot info lainnya:
  • Polisi PPKM Kibar Merah Putih Raksasa di Air Terjun Lumajang, Indahnya

Dengan demikian, mengatakan Mulyanto, Indonesia tidak tergantung pada vaksin impor & sekadar menjadi pasar bisnis vaksin semata.

“Sayang anggaran yg terbatas ini terkuras habis untuk membeli puluhan juta vaksin impor,” katanya.

TAGS   Vaksin Merah Putih Vaksin Berbayar Covid-19 DPR

BERITA TERKAIT
  • Zona Merah di Jateng Berkurang, Mohon Jangan Lengah, Tetap Prokes Ketat!
  • Gandeng Dinas Kesehatan, Danone Indonesia Dukung Percepatan Vaksinasi Remaja
  • Bamsoet Ajak Masyarakat Mengikuti Vaksinasi Covid-19
  • Hasan Basri Nilai Vaksin Berbayar Tidak Sesuai Prinsip Keadilan
  • Johan Rosihan DPR Soroti Persoalan Distribusi Benih Bawang Putih ke Petani
  • Mengenai Vaksin Berbayar, Pimpinan DPD RI: Seharusnya Dibatalkan

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

loading…

.SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *