oleh

Pemda minta masyarakat berhenti unggah berita COVID-19? Ini faktanya!

Slot SimakNews.com – Pemda minta masyarakat berhenti unggah berita COVID-19? Ini faktanya!,

Tangkapan layar data sebaran zonasi kasus penularan COVID-19 di Jatim dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur, Selasa (13/7/2021). (ANTARA/Fiqih Arfani)

Jakarta (ANTARA/JACX) – Sejumlah brosur, mengatasnamakan beberapa pemerintah daerah di Jawa Timur dengan mencatut logo pemda beredar di media sosial.

Brosur digital itu berisi ajakan supaya masyarakat tidak mengunggah berita tentang COVID-19.

“KOMPAK UNTUK TIDAK UPLOAD BERITA TENTANG COVID-19 AGAR MASYARAKAT HIDUP TENANG
STOP menciptakan kepanikan
Tetap patuhi PROKES,” begitu keterangan yg dimuat dalam pengumuman tersebut.

Dalam brosur-brosur dengan pesan kampanye itu antara lain terdapat ogo pemerintah daerah Kabupaten Gresik, Kabupaten Jombang, Kabupaten Suemenep, Kabupaten Bojonegoro & Kabupaten Lamongan.

Lalu, benarkah pemda di Jatim minta masyarakat berhenti unggah berita COVID-19?Saat berkendara di jalan raya lalu ada kendaraan ugal2an bergerak dg laju tinggi di belakang saya ke arah saya, apakah menutup mata saya akan menciptakan bahaya berkurang karena saya tidak melihatnya?

Ini kenapa kampanye-nya serentak ya? Siapakah penggeraknya? pic.twitter.com/vmXj9yJy21

— Alissa Wahid (@AlissaWahid) July 13, 2021
Penjelasan:
Akun Twitter resmi Pemprov Jawa Timur, @JatimPemprov, pada Rabu (14/7) menyatakan narasi dalam brosur-brosur yg mencatut logo pemda di Jatim itu adalah hoaks.

Kabag Humas Pemkab Gresik Reza Pahlevi, melalui unggahan di @JatimPemprov, mengonfirmasi informasi tersebut tidak benar.

Sementara, Kepala Seksi Sumber Daya Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi & Informatika Lamongan, Heri Putra Wicaksana membenarkan informasi tersebut beredar di media sosial. Namun, brosur tersebut bukan produk pemerintah daerah setempat.

Kepala Dinas Komunikasi & Informatika Kabupaten Jombang Budi Winarno pun menyatakan hal yg sama, bahwa Pemkab Jombang tidak pernah menyebarkan atau menginstruksikan informasi tersebut.

Menurut Budi, selama ini masyarakat antusias menunggu informasi terbaru terkait dengan COVID-19.

Klaim: Pemda minta masyarakat berhenti unggah berita COVID-19
Rating: Salah/Hoaks
Sobat Jatim, beredar sebuah foto yg mencantumkan logo Pemerintah Kabupaten
Gresik, berisikan informasi mengenai masyarakat Gresik kompak untuk tidak
upload berita tentang Covid-19, supaya masyarakat tenang.#stophoax pic.twitter.com/2mfaZWsMtw

— Pemprov Jawa Timur (@JatimPemprov) July 14, 2021 Beredar di media sosial sebuah foto dengan narasi masyarakat Jombang kompak untuk tidak upload berita tentang Covid-19 supaya masyarakat tenang & tentram.#hoax pic.twitter.com/P5qGvyn7Pd

— Pemprov Jawa Timur (@JatimPemprov) July 14, 2021
Beredar di media sosial sebuah informasi mengenai masyarakat Lamongan yg kompak untuk tidak upload berita tentang Covid-19, supaya masyarakat tenang & tentram.#hoax pic.twitter.com/wfZSCGDLZI

— Pemprov Jawa Timur (@JatimPemprov) July 14, 2021

Baca juga: Gubernur Sumbar: Hoaks di medsos buat orang tolak vaksin

Cek fakta: Hoaks! Guru honorer di Garut lumpuh setelah vaksin takaran dua

Cek fakta: Cek Fakta: Anggota Brimob Maluku meninggal usai divaksin AstraZeneca?

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2267818/pemda-minta-masyarakat-berhenti-unggah-berita-covid-19-ini-faktanya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *