oleh

Pelapor Akun YouTube Nikita Mirzani Harap Temui Orangtua Cimoy Montok

Nikita Mirzani saat difoto usai meyerahkan bukti tambahan kepada kepolisian terkait laporannya ke Pengacara Indra Tarigan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (19/10). [Simaknews.com/Alfian Winanto]

“Apa ada iming-iming di konten tersebut kita tidak tahu,” mengatakan pelapor akun YouTube Nikita Mirzani.

Simaknews.com – Akun YouTube Nikita Mirzani sudah dilaporkan ke Polda Sumatra Utara oleh Rahmat Junjung Sianturi yg mewakili Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kota Medan.

Video wawancara Nikita Mirzani bersama seniman TikTok Cimoy Montok dianggap mengandung unsur pornografi. Rahmat juga menganggap video itu tak layak karena bahas hal vurgar dengan anak di bawah umur.

Usai melaporkan, Rahmat menyatakan harap berjumpa orangtua Cimoy. Ada beberapa hal yg hendak didiskusikan.

“Siapa pun yg punya kontaknya saya harap berdiskusi dengan orangtuanya. Bukan anaknya. Karena anaknya tidak cakap bertindak,” mengatakan Rahmat di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2020).

Baca Juga: Nikita Mirzani Dipolisikan, Tanya BH hingga Seks ke Cimoy Montok di Youtube

Rahmat menegaskan tak melaporkan Nikita Mirzani, melainkan saluran YouTube-nya. Siapa pemilik akun tersebut mengatakan dia jadi kewenangan penyidik.

“Akunnya yg menciptakan konten video tersebut. Siapa pemilik akun tersebut silahkan diselidiki,” ujar Rahmat.

Lebih lanjut mengatakan Rahmat, dalam persoalan ini Cimoy cuma jadi korban. Sebab, dia menilai seniman TikTok itu masih dibawah umur & jadi orang yg diwawancara.

“Masalah anak tersebut, anak tersebut kita juga tidak tahu. Apa ada iming-iming di konten tersebut kita tidak tahu. Dan dia anak. Anak itu tidak cakap bertindak secara hukum. Dia dianggap tidak tahu apa-apa. Bisa aja yg dewasa ini memberi apa-apa kan, kita tidak tahu,” ujar Rahmat menjelaskan.

Baca Juga: Usai Nikita Mirzani, Sederet Artis Lain Juga Akan Dilaporkan ke Polisi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *