oleh

Pekan Keempat Upper Division Liga DPC Eropa: Team Secret Terancam Degradasi

Klasemen di Divisi Atas (Upper Division) Liga Dota Pro Circuit (DPC) Eropa pada pekan keempat benar-benar mengejutkan para penggemar maupun pengamat eSports Dota 2.

IDGS, Senin, 10 Mei 2021 Setidaknya, cuma Alliance saja yg benar-benar stabil & kurang lebih merupakan salah satu calon terkuat untuk meraih tiket langsung ke lomba Major kedua di tahun ini. Mereka tidak terkalahkan pada tiga pekan pertama, namun malah di pekan keempat sempat kalah mengejutkan 2-1 oleh Brame yg performanya naik turun.

Mengesampingkan Alliance, pekan keempat Liga DPC Eropa ini benar-benar membawa banyak kejutan & pergantian peringkat klasemen yg signifikan. Tidak cuma Brame mengalahkan Alliance, Tundra Esports juga di luar dugaan mengalahkan OG di akhir pekan keempat, meski kemudian kalah dari Team Liquid yg kini memuncaki klasemen sementara bersama Alliance di mana kedua regu sama-sama mengemas 4 kemenangan & 1 kekalahan.

Tentunya yg paling mengejutkan adalah Team Secret. Pada akhir pekan keempat, mereka terseok-seok di jurang degradasi Divisi Atas Liga DPC Eropa bersama Tundra Esports. Setelah kalah 2-1 dari Alliance di pekan ketiga, Puppey dkk kalah 2-0 melawan OG di pekan keempat dalam laga yg dapat dibilang, merupakan laga terbaik di lomba sejauh ini. Team Secret sejauh ini cuma sanggup mencatatkan 2 kemenangan & 3 kali kalah.

BacaJuga

Virtus.pro & Team Spirit Jadi Dua Tim Pertama yg Lolos ke Kompetisi Major Kedua Musim DPC 2021

Siapkan Prizepool 100 Juta, UniPin Resmi Luncurkan Ladies Series MLBB 2021

Kalahkan Bigetron 4-2, EVOS Legends Juarai MPL Season 7

OG yg terseok-seok di awal & sempat terjegal oleh Tundra, OG sangat butuh kemenangan untuk tetap menjaga asa tampil di Major kedua setelah absen di Major pertama. Kemenangan atas Secret mendongkrak posisi mereka ke peringkat kedua, berimbang dengan Team Liquid dengan hasil 3 kali menang & 2 kali kalah.

Imagine losing to a tin can

97 kills in less than 58 minutes: we promised a circus and we’re keeping our promise so far #SecretDota pic.twitter.com/BcrMpt2CGj

— Team Secret (@teamsecret) May 8, 2021

Permainan luar biasa dari Martin “Saksa” Sazdov di gim perdana dengan Clockworknya berkali-kali menciptakan Secret mati kutu, hingga keunggulan akbar yg mereka dapatkan di fase awal gim perdana jadi sia-sia belaka.

Gim kedua praktis jadi pentas bagi Anathan “ana” Pham & kapten Johan “N0tail” Sundstein. Dazzle yg dikendalikan N0tail berkali-kali memberi ruang yg sangat krusial bagi OG untuk memenangkan teamfight, khususnya Shallow Gravenya kepada Lion yg dikendalikan Saksa, memaksa Secret menelan kekalahan pahit cuma demi membunuh Lion posisi 4.

Sedangkan ana seperti biasa, tampil bak dewa dengan Phantom Lancer. Selain fountain dive (lagi-lagi) di akhir gim kedua, yg menciptakannya jadi sorotan adalah refleks manusia super yg ditunjukkan ana saat Zeus dari Michal “Nisha” Jankowski mengpakai ultimate Thunderwrath untuk membunuh ana, namun cuma dalam jangka waktu 16 milidetik, ana sanggup mengganti power threadnya dari agility ke strength, menciptakan Phantom Lancernya selamat cuma dengan sisa 1 HP saja!

Soo about that 1HP clip…

We stream with 59.94 FPS so 16ms for each frame.

Ana swapped in THAT frame from AGI to STR treads the Zeus ult went off.

It was a 16ms window to hit that button.#DreamLeague pic.twitter.com/xiVclbIPZg

— JJ PimpmuckL (@JJLiebig) May 8, 2021

Namun mengingat bagaimana laju reaksi manusia pada umumnya, sepertinya dapat dibilang selamatnya Phantom Lancer ana adalah karena kedisiplinan. Mengganti power tread dari agility ke strength saat HP rendah, dengan menghadapi musuh Zeus adalah pengetahuan yg harusnya sudah diketahui para pemain pro. Kebetulan saja ana mengerjakannya tepat sepersekian detik sebelum Nisha mengpakai Ultimate.

We did it #DreamOG pic.twitter.com/1QY47DLMwn

— OG (@OGesports) May 9, 2021

Dengan klasemen sementara dari Divisi Atas Liga DPC Eropa, Alliance & Team Liquid hampir dipastikan kondusif lolos ke Major, sedangkan Team Secret, Brame, & Tundra akan berjuang menghindari degradasi.

Berikut jadwal pertandingan sisa dari Divisi Atas Liga DPC Eropa:

11 Mei 2021

  • SMASH vs. Brame (23.00 WIB)
  • 12 Mei 2021

  • Tundra vs. Alliance (02.00 WIB)
  • Team Secret vs. Team Liquid (23.00 WIB)
  • 15 Mei 2021

  • Alliance vs. SMASH (23.00 WIB)
  • 16 Mei 2021

  • OG vs. Nigma (02.00 WIB)
  • 18 Mei 2021

  • Team Secret vs. Brame (23.oo WIB)
  • 19 Mei 2021

  • Nigma vs. Tundra (02.00 WIB)
  • Team Liquid vs. OG (23.00 WIB)
  • (Stefanus/Online)

    Komentar

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *