oleh

Pasukan TNI-Polri mulai dikirim ke Ilaga buru kelompok bersenjata

Pasukan gabungan TNI & Polri tiba di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Sabtu pagi (1/5/2021). ANTARA/HO-Humas Satgas Nemangkawi

Timika (ANTARA) – Pasukan gabungan TNI & polisi sejak Sabtu pagi mulai dikirim ke Ilaga, Kabupaten Puncak guna mengamankan kegiatan masyarakat sekaligus memburu kelompok bersenjata yg sekarang sudah ditetapkan sebagai kelompok teroris.

Kepala Satuan Tugas Humas Nemangkawi, Komisaris Besar Polisi Iqbal Alqudusy, di Timika, Sabtu, mengatakan, kehadiran personel gabungan itu di wilayah Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak itu sebagai representasi negara di tengah masyarakat setempat.

“Pada Sabtu pagi tadi punggawa TNI & Polri sudah tiba di Distrik Ilaga dalam rangka mengerjakan pengamanan kegiatan masyarakat maupun pengejaran tehadap KKB yg sekarang ini sudah disebut sebagai Kelompok Teroris,” mengatakan dia.

Baca juga: TNI siap tangkap seluruh anggota kelompok bersenjata di Papua

Ia menyebutkan bahwa pengiriman punggawa TNI & polisi ke Ilaga itu tidak lepas dari semakin masifnya kelompok bersenjata menebar teror & kekerasan kepada masyarakat maupun aparat keamanan.

Puncak dari gangguan keamanan oleh mereka yaitu yakni dengan gugurnya Kepala BIN Daerah Papua, Mayor Jenderal TNI (Anumerta) I Gusti Putu Danny Nugraha Karya di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Minggu (25/4).

Baca juga: F-PKS DPR: Pemerintah supaya tindak tegas kelompok bersenjata

Sebelumnya kelompok bersenjata di Papua sudah membunuh dua orang guru yg bertugas di Distrik Beoga, & seorang tukang ojek serta seorang pelajar SMA di Distrik Ilaga.

Terbaru, satu personel Brigade Mobil Kepolisian Indonesia atas nama Bhayangkara Satu (Anumerta) I Komang Wira Natha, juga gugur saat kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Selasa (27/4).

Baca juga: Jangan ada lagi kekejian untuk guru di Papua

“Dengan semakin masifnya kelompok ini menebar teror maka mendorong pemerintah mengambil sikap tegas dengan mengganti istilah KKB jadi teroris,” mengatakan Alqudusy.Pangdam Kasuari buka komunikasi dengan tokoh Papua cegah paham radikalPasukan gabungan TNI & polisi tiba di Ilaga, Kabupaten Puncak, Sabtu pagi (1/5/2021). ANTARA/HO-Humas Satgas Nemangkawi

Sejauh ini, katanya, keadaan keamanan di Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak, cukup kondusif, masyarakat setempat tetap beraktivitas sebagaimana biasanya.

Pejabat Kepala Polres Puncak, Komisaris Polisi I Nyoman Punia, mengakui keadaan keamanan di wilayah Distrik Ilaga & Kabupaten Puncak pada umumnya masih kondusif.

Baca juga: Kelompok bersenjata bakar rumah kepala suku & guru di Beoga Papua

“Sampai saat ini keadaan keamanan di Ilaga masih normal-normal saja, tidak ada hal-hal yg menonjol. Demikian pun di Bandara Ilaga, penerbangan lancar-lancar saja. Sementara di Pasar Ilaga, seperti biasanya warga tetap berjualan, ada banyak juga warga masyarakat yg datang ke pasar untuk membeli berbagai barang kebutuhan pokok,” mengatakan dia.

Sejumlah faksi kelompok bersenjata yg saat ini dilaporkan kini mengonsentrasikan kekuatannya di Markas Lumawi, Distrik Ilaga Utara.

Baca juga: Helikopter dibakar kelompok bersenjata di Bandara Ilaga

Markas Lumawi itu diketahui jadi markas sejumlah gembong mereka, di antaranya Lekagak Telenggen, Militer Murib, & lain-lain. Jarak tempuh dari Ilaga ke Markas Lumawi sekitar dua jam perjalanan mengpakai mobil melewati gunung terjal & sungai.Pangdam Kasuari buka komunikasi dengan tokoh Papua cegah paham radikalHelikopter dikerahkan untuk mengirim punggawa gabungan TNI & polisi ke Ilaga, Kabupaten Puncak, Sabtu pagi (1/5/2021). ANTARA/HO-Humas Satgas Nemangkawi

Pada Selasa (27/4), regu gabungan TNI & polisi yg hendak merangsek masuk ke Markas Lumawi dicegat kelompok bersenjata di sekitar Olenki.
Kontak tembak antara mereka dengan kelompok bersenjata itu pun tak terhindarkan.

Dalam insiden itu, satu polisi dari Brigade Mobil Kepolisian Indonesia dari Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, gugur, sementara dua orang lain terluka & kini dirawat intensif di RSUD Mimika.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2133318/pasukan-tni-polri-mulai-dikirim-ke-ilaga-buru-kelompok-bersenjata

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *