oleh

Pasangan YesBro: Putusan MK kemenangan seluruh rakyat Lamongan

-Umum-1 views

Calon Bupati Lamongan nomor urut 2, Yuhronur Effendi saat menyalurkan hak pilihnya di TPS 4 Kelurahan Banjarmendalan, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Rabu (9/12) (Antara Jatim/H.O/AM)

Lamongan (ANTARA) – Pasangan calon nomor urut 2 Pilkada Kabupaten Lamongan, Jatim, dengan akronim “YesBro” atau Yuhronur Effendi-KH Abdul Rouf menganggap, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yg tidak menerima gugatan pemohon dalam sidang putusan merupakan kemenangan seluruh rakyat di wilayah setempat.

beincash

“Tentu ini adalah sebuah kebenaran, artinya apa yg kami lakukan tidak ada penyimpangan hukum sama sekali, karena seperti itulah yg kami lakukan tidak ada penyimpangan ataupun penyelewengan dalam pelaksanaan pilkada ini,” mengatakan Yuhronur di Lamongan, Rabu.

Yuhronur yg menyaksikan secara daring putusan MK langsung sujud syukur ketika gugatan pemohon tidak diterima MK, & menyebut proses sidang sudah berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yg berlaku.

Baca juga: Gugatan sengketa hasil Pilkada Lamongan tak diterima MK
Baca juga: Perkara sengketa hasil Pilkada Tangsel kandas di MK
Baca juga: MK gelar sidang putusan 37 perkara sengketa hasil pilkada hari ini

“Dan yg paling penting, kemenangan pasangan YesBro adalah kemenangan seluruh rakyat Lamongan. Ke depan kami akan segera mengerjakan kerja-kerja kongkret, di antaranya memperbaiki infrastruktur pascabanjir di Lamongan, pemulihan ekonomi pascapandemi khususnya pada sektor UMKM supaya kembali bangkit,” mengatakan mantan sekretaris daerah Lamongan ini.

Selain itu, Yuhronur juga akan terus mengerjakan perbaikan & peningkatan layanan publik, dalam bidang pendidikan & kesehatan, serta implementasi program kerja dengan mempertimbangkan APBD serta SDM Kabupaten Lamongan.

Sementara itu, pemohon dari pasangan Suhandoyo & Astiti Suwarni belum memberikan jawaban tentang terkait hasil putusan MK.

Sebelumnya, permohonan perselisihan hasil Pilkada Lamongan yg diajukan pasangan nomor urut 1 Suhandoyo & Astiti Suwarni tidak diterima MK karena tidak memenuhi ambang batas.

Dalam sidang pengucapan putusan di Jakarta yg disiarkan secara daring, Hakim Konstitusi Arief Hidayat mengatakan bahwa ambang batas untuk Pilkada Lamongan adalah 0,5 persen dari suara sah atau sebanyak 3.950 suara.

“Perbedaan perolehan suara antara pemohon & pihak terkait adalah 39.487 atau 4,9 persen atau lebih dari 3.950 suara sehingga melebihi persentase sebagaimana dipersyaratkan dalam Pasal 158 Ayat (2) Huruf d UU Nomor 10 Tahun 2016,” ujar Arief Hidayat.

MK berpendapat, dalil & alat bukti para pemohon tidak cukup memberikan keyakinan kepada majelis hakim untuk menyimpangi ketentuan soal ambang batas.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2004845/pasangan-yesbro-putusan-mk-kemenangan-seluruh-rakyat-lamongan

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *