oleh

Partai Demokrat tolak usulan RS khusus pejabat

Slot SimakNews.com – Partai Demokrat tolak usulan RS khusus pejabat,

Ilustrasi logo Partai Demokrat. ANTARA

Jakarta (ANTARA) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menolak usulan pembentukan rumah sakit spesifik pejabat karena seluruh rakyat harus mendapat perlakuan & pertolongan yg sama kalau mereka membutuhkan perawatan.

“Bagi kami, Partai Demokrat, tiap nyawa itu sangat berharga. Siapapun itu, baik rakyat kecil maupun pejabat. Tentunya, semua patut mendapatkan pertolongan terbaik tanpa ada kecuali,” mengatakan Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, dikutip dari keterangan tertulisnya yg diterima di Jakarta, Jumat.

Dalam keterangan yg sama, dia menyampaikan keadaan pandemi yg saat ini tengah menciptakan tenaga kesehatan & fasilitas kesehatan kewalahan merupakan duka bagi semua.

Baca juga: Fraksi NasDem DPR: RS COVID-19 spesifik pejabat cederai hati rakyat

“Ini adalah duka kita semua. Harapan kita, tentu semua rakyat Indonesia mendapatkan perawatan yg terbaik. Karena itu, kami Partai Demokrat, terus mendorong & memberikan masukan kepada pemerintah serta menolong langsung rakyat di lapangan supaya penanganan Covid-19 semakin membaik,” tegas Herzaky.

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat itu juga menyoroti ada pasien Covid-19 yg kesulitan mendapatkan tabung oksigen, tempat di unit perawatan intensif (ICU), & kamar rawat inap di rumah sakit.

Baca juga: PAN tegur kader usulkan dibuat RS spesifik pejabat negara

Oleh karena itu, ia mendorong seluruh pihak bekerja bersama-sama menolong rakyat menghadapi pandemi.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Rosaline Irene Rumaseuw pada sebuah acara diskusi virtual, Rabu (7/7) mengusulkan pemerintah menciptakan RS spesifik pejabat.

Ia berpendapat pejabat semestinya mendapat perlakuan yg istimewa, karena mereka bertugas untuk kepentingan rakyat & negara.

Namun pada Kamis (8/7), Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, lewat keterangan tertulisnya menerangkan pernyataan kader partainya itu merupakan pendapat pribadi.

Baca juga: Sahroni tidak sepakat RS Khusus bagi pejabat negara dibangun

Ia menyatakan, pengurus partai politik itu sudah menegur Rosaline terkait usulan RS spesifik pejabat.

“Pernyataan tersebut adalah tidak tepat & terkesan diucapkan karena perasaan sedih & emosional. PAN mengucapkan permintaan maaf atas pernyataan Dr. Rosaline karena hal itu tidak mewakili sikap partai,” mengatakan Viva Yoga menyampaikan pernyataan sikap partai.

Dalam keterangan yg sama, Viva Yoga menyampaikan bahwa seluruh rakyat Indonesia berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yg sama sebagaimana diatur dalam pasal 28H Undang-Undang Dasar Negara RI 1945.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2257958/partai-demokrat-tolak-usulan-rs-khusus-pejabat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *