oleh

Paris Saint-Germain Terancam Tak Dapat Trofi Musim Ini

espn.com

Slot Informasi, Indonesia – Paris Saint-Germain sangat dominan di Liga Prancis. Sangat sulit membayangkan PSG mengakhiri musim tanpa trofi bergengsi, trofi Piala Super Prancis tentu saja tak termasuk di dalamnya. Namun, hal itu mungkin terjadi pada musim ini.

PSG memang masih memiliki kans menjuarai Liga Prancis. Kemenangan 4-0 atas Stade Reims menciptakan regu asuhan Mauricio Pochettino cuma terpaut 1 poin dari Lille OSC, sang pemuncak klasemen, yg cuma imbang tanpa gol saat menjamu Saint-Etienne.

Akan tetapi, menilik lawan yg dihadapi pada pekan terakhir, Minggu (23/5/2021) dini hari WIB, PSG tak dapat berharap banyak. Les Parisiens sepertinya harus siap mengulang musim 2016-17 ketika mereka gagal menjuarai Ligue 1 Le Championnat.

Yudha Febrian Berulah Lagi, Dituduh Lakukan Pelecehan kepada Wanitawelt.de

Daftar slots onlin

Paris Saint-Germain vs Reims: Menang Telak, PSG Dekati Lille di…

Roberto Mancini Harap-harap Cemas Nantikan Kabar Marco Verratti

Coupe de France: PSG Susah Payah Singkirkan Montpellier

Pada pekan terakhir nanti, PSG & Lille sama-sama cuma menghadapi lawan enteng. Les Parisiens melawat ke markas Best, sedangkan Les Dogues bertandang ke kandang Angers SCO.

PSG semestinya tak kesulitan memetik kemenangan atas Brest. Mereka tak pernah kalah dalam 20 kesempatan terakhir menghadapi lawan yg satu ini. Mereka pun sering menang dalam 7 pertemuan terakhir. Adapun Lille didukung tren performa Angers yg buruk, 6 kali kalah dalam 7 laga terakhir.

Meskipun demikian, sedikit asa terbuka bagi Paris Saint-Germain. Itu terkait rekor pertemuan Lille dengan Angers. Dalam 10 pertemuan terakhir, Les Dogues ternyata lebih sering kalah, yakni sebanyak 5 kali. kekalahan terakhir dialami pada paruh perdana lalu dengan skor 1-2. Khusus di kandang Angers, mereka cuma 3 kali menang dalam 18 lawatan.

PSG vs Monaco di Coupe de France

Kans Paris Saint-Germain merengkuh trofi juga masih terbuka di ajang Coupe de France. Rabu (19/5/2021) dini hari WIB, mereka akan menghadapi AS Monaco pada partai final yg digelar di Stade de France. Les Parisiens punya rekor apik karena cuma sekali kalah dalam 6 final terakhir di ajang ini.

Menilik rekor pertemuan pada pentas Coupe de France, PSG dapat optimistis menatap laga lawan Monaco. Dalam 5 kesempatan terdahulu, Les Parisiens sering menang atas Les Monegasques. Tak cuma itu, mereka pun sering clean sheet.

Yudha Febrian Berulah Lagi, Dituduh Lakukan Pelecehan kepada WanitaYudha Febrian Berulah Lagi, Dituduh Lakukan Pelecehan kepada Wanitaworld-today-news.com

Salah satu pertemuan PSG dengan Monaco pada ajang Coupe de France terjadi pada final musim 2009-10. Kala itu, Les Parisiens tampil sebagai pemenang berkat gol tunggal Guillaume Hoarau pada menit ke-105.

Pada dua final lain di ajang Coupe de la Ligue, PSG juga sering menang atas Monaco. Mereka menang 4-1 pada musim 2016-17 & 3-0 pada musim berikutnya. Lalu, pada dua pertemuan di Trophee des Champions, Les Parisiens pun unggul 2-1 & 4-0 pada 2017 & 2018.

Menilik sejumlah fakta itu, Paris Saint-Germain jelas lebih diunggulkan untuk menjuarai Coupe de France. Namun, masalahnya, mereka inferior kepada AS Monaco pada musim ini. Dalam dua pertemuan pada pentas Ligue 1, mereka takluk 2-3 & 0-2. Sudah begitu, di final nanti, Neymar harus absen karena akumulasi kartu kuning.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *