oleh

Para Pesepak Bola Muslim Menyatakan Solidaritasnya untuk Palestina

Al Jazeera

Slot Informasi, Indonesia – Beberapa pesepak bola muslim top menyatakan solidaritasnya kepada Palestina setelah insiden tentara Israel yg menyerbu masuk Masjid Al-Aqsa beberapa hari yg lalu. Beberapa diantaranya adalah pemain Manchester United, Paul Pogba, & pemain Inter Milan, Achraf Hakimi.

Menurut Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina, setidaknya 305 orang terluka pada hari Senin ketika polisi Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur & menyerang orang-orang Palestina.

#FreePalestine pic.twitter.com/XYdznz8Jxp

— achrafhakimi (@AchrafHakimi) May 10, 2021

Ketegangan memuncak di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur sejak pekan lalu ketika pemukim Israel mengerumuni setelah pengadilan Israel memerintahkan penggusuran warga Palestina.

Pemain Manchester United, Paul Pogba, mengatakan di Instagram Story-nya, “Dunia membutuhkan kedamaian & sayang. Sedikit lagi Hari Raya Idul Fitri. Marilah kita semua saling mensayangi.”

Dua pemain Serie A, Achraf Hakimi dari Inter & Franck Ribery dari Fiorentina, juga menyatakan solidaritasnya dengan mencuit tagar #FreePalestine di akun Twitter mereka.

Daftar slots onlin

Manchester United vs Leicester: The Foxes Beri Man. City Gelar…

Sempat Pamitan, Marc Klok Tetap Dibawa Timnas Indonesia ke…

Masih Cedera, Asnawi Mangkualam Kukuh Ingin Bela Timnas…

#Palestine #SaveSheikhJarrah pic.twitter.com/t1JdD24chc

— Riyad Mahrez (@Mahrez22) May 10, 2021

Pemain Manchester City, Riyad Mahrez juga tak mau ketinggalan dengan mencuit tagar #SaveSheikhJarrah & mengunggah foto bendera Palestina.

Pemain Fenerbahce, Mame Thiam juga berkicau lewat Twitternya, “Hati saya bersama Anda Masjid Al-Aqsa.”

Mohamed Salah juga ikut berkomentar soal Palestina. Pemain Liverpool itu mengunggah foto dirinya di depan Masjid Al-Aqsa, & dia bahkan meminta Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson & seluruh pemimpin dunia menghentikan bentrokan itu.

pic.twitter.com/RkgCm43Oee

— Mohamed Salah (@MoSalah) May 11, 2021

“Saya menyerukan kepada semua pemimpin dunia termasuk Perdana Menteri negara yg sudah jadi rumah saya selama 4 tahun terakhir untuk mengerjakan segala daya mereka untuk memastikan kekerasan & pembunuhan orang yg tidak bersalah segera berhenti. Sudah cukup,” kicau Salah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *