oleh

Panglima TNI sebut evakuasi WNI dari Afghanistan tidak mudah

Slot SimakNews.com – Panglima TNI sebut evakuasi WNI dari Afghanistan tidak mudah,

Tangkapan Layar Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memberi keterangan kepada wartawan, usai menyaksikan kembali WNI dari Afghanistan kembali ke Tanah Air, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (21/8/2021) sebagaimana disiarkan secara langsung oleh kanal Youtube Kementerian Luar Negeri RI/MOFA Indonesia. ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Alhamdulillah, pagi ini misi evakuasi dari Kabul ke Tanah Air Indonesia dapat dilaksanakan dengan kondusif sesuai dengan rencanaJakarta (ANTARA) – Operasi pemulangan atau evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Afghanistan dari Bandara Hamid Karzai, Kabul, bukan misi yg mudah mengingat keadaan yg terus berubah & berkembang di lapangan, mengatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Walaupun demikian, regu evakuasi, yg terdiri dari Kementerian Luar Negeri, Tentara Nasional Indonesia (TNI), & Badan Intelijen Negara (BIN) berhasil memulangkan 26 WNI kembali ke Tanah Air, beserta dua warga negara Afghanistan & lima warga negara Filipina, Sabtu dini hari.

“Dengan mengucap syukur, alhamdulillah pagi ini misi evakuasi dari Kabul ke Tanah Air Indonesia dapat dilaksanakan dengan kondusif sesuai dengan rencana,” mengatakan Panglima TNI Hadi Tjahjanto saat jumpa pers, usai menyaksikan langsung pendaratan pesawat TNI AU yg mengangkut puluhan WNI dari Afghanistan, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu.

Panglima TNI, yg berdiri di samping Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, menyampaikan banyak masalah yg dihadapi oleh regu evakuasi saat operasi.

Oleh karena itu, ia berterima kasih atas dukungan & doa yg diberikan oleh para pihak, sehingga operasi evakuasi WNI itu berhasil dilakukan.

“Saya harap mengucapkan terima kasih atas dukungan & doa dari seluruh masyarakat Indonesia atas keberhasilan misi evakuasi WNI di Kabul yg tidak ringan, karena banyak masalah di lapangan yg kami hadapi, dinamika yg kami hadapi. Namun, semua dapat dilaksanakan dengan baik berkat kerja sama antarkementerian & lembaga, sehingga operasi ini dapat berjalan dengan kondusif & lancar,” ujar Panglima TNI.

Ia juga menyampaikan seluruh awak pesawat yg bertugas memulangkan para WNI, saat ini sudah menjalani pemeriksaan di ruangan spesifik kru.

Para penumpang pesawat lainnya juga langsung menjalani aturan protokol kesehatan sebagaimana yg ditetapkan oleh Pemerintah.

Pemerintah memutuskan mengpakai pesawat militer untuk memulangkan puluhan WNI di Afghanistan demi memastikan keamanan & keselamatan WNI, mengatakan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi pada sesi jumpa pers yg sama.

Pesawat TNI Angkatan Udara itu berangkat dari Bandara Halim Perdana Kusuma pada 18 Agustus 2021, sekitar pukul 06.00 WIB. Rute yg ditempuh pesawat untuk mencapai Kabul, Afghanistan, yaitu Jakarta, Aceh, Kolombo di Sri Lanka, Karachi di Pakistan, Islamabad di Pakistan, & Kabul tepatnya di Bandara Hamid Karzai, Afghanistan.

Menteri Luar Negeri RI menerangkan kerumitan yg dihadapi oleh regu evakuasi untuk mengurus izin lintas udara & izin pendaratan di Bandara Hamid Karzai, Kabul.

Izin pendaratan sempat diberikan pada 19 Agustus 2021 pukul 04.10, tetapi izin itu ditarik oleh otoritas setempat karena keadaan yg tidak kondusif.

Izin pendaratan pun diberikan oleh otoritas di Kabul pada 20 Agustus dini hari, & pesawat TNI AU mendarat di Bandara Hamid Karzai pada 05.17 waktu setempat.

Proses evakuasi mulanya direncanakan berlangsung selama 30 menit, tetapi operasi itu pun berjalan selama dua jam, ujar Retno Marsudi.

Pesawat TNI AU pun menempuh rute yg sama hingga akhirnya tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu sekitar pukul 03.30 WIB.
Baca juga: Anggota DPR apresiasi kinerja pemerintah evakuasi WNI di Afghanistan
Baca juga: Pemerintah Indonesia berhasil evakuasi 26 WNI dari Afghanistan

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2341330/panglima-tni-sebut-evakuasi-wni-dari-afghanistan-tidak-mudah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *