oleh

Pakar TPPU Anggap Alih Status Pegawai KPK Jadi ASN Wajar – Nasional

Sebanyak 75 pegawai KPK gagal menjadi ASN. Ilustrasi Foto: Ricardo/Slot Informasi Online

jpnn.com, JAKARTA – Pakar tindak pidana pencucian uang (TPPU) Yenti Garnasih tak mempermasalahkan alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Yenti, dengan dijadikan pegawai KPK menjadi ASN akan menciptakan sistem penggajiannya lebih tertata.

“KPK lembaga mandiri yg di bawah presiden, tetapi kan anggarannya dari negara kan,” mengatakan Yenti kepada wartawan, Rabu (5/5).

Slot info lainnya:

  • Nasib 75 Pegawai KPK yg Gagal jadi ASN, Firli Bahuri Bilang Begini

Mantan Pansel KPK ini membandingkan bila pegawai KPK yg jadi ASN maka tak ada bedanya dengan penyidik Kejaksaan Agung.

Dia lantas menyinggung kinerja penyidik Kejagung mengungkap lebih banyak kasus & menyelamatkan uang negara.

“Apa sih bedanya penyidik KPK & penyidik Kejaksaan Agung, sama kok kerjanya. Malah kerjanya lebih banyak Kejagung berapa triliun, KPK hanya Rp300 miliar,” mengatakan dia.

Slot info lainnya:

  • 75 Pegawai KPK Gagal menjadi ASN, Siapa Saja?

Yenti juga menganggap keberadaan Wadah Pegawai (WP) KPK tak jelas. Oleh karena itu, akan lebih tersistem bila para pegawai menjadi ASN.

“Jadi supaya ada suatu sistem kepegawaian yg sama, lagian kan wadah KPK kan enggak dikenal. Nomenklatur Nya di mana?” ujarnya. (cuy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *