oleh

OTT Bupati Nganjuk Hasil Kerja Sama KPK dan Bareskrim Polri – Nasional

Ilustrasi lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto : Ricardo/Slot Informasi Online

jpnn.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Nganjuk, Jawa Timur, Novi Rahman Hidayat, Senin (10/5) dini hari.

Penangkapan dalam sebuah kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) ini merupakan hasil kerja sama KPK dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian.

“Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Bareskrim Polri dengan KPK,” mengatakan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (10/5).

Slot info lainnya:

  • Menko Luhut Panjaitan Kritik Keras OTT KPK

OTT itu diduga terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk.

Pasca-OTT, KPK memeriksa bupati Nganjuk bersama pihak-pihak lainnya yg turut ditangkap.

Sesuai KUHAP, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yg ditangkap tersebut. “Tim penyelidik akan segera menentukan sikap dalam waktu 1 X 24 jam terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut,” ucap Ali.

Slot info lainnya:

  • Pegawai Honorer Terkena OTT, Sebegini Uang yg Disita

Dia memastikan informasi perkembangan selanjutnya terkait OTT di Nganjuk itu akan segera dihinggakan kembali lembaganya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan penangkapan Novi Rahman Hidayat. Nurul bahkan menegaskan bahwa penangkapan itu terkait dugaan lelang jabatan di Pemkab Nganjuk.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *