oleh

Orang Tua Berharap Laeli Atik Supriyatin Tidak Dihukum Mati Lantaran…..

-Umum-0 views

Online – Salah satu pelaku mutilasi di Apartemen Kalibata City ternyata warga Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal. Laeli Atik Supriyatin (26).

Anak ke empat pasangan Mamuri (61) & Masliha (58) sejak masih di bangku sekolah sering mendapat rangking.

Orang tua pelaku, Masliha (58) warga Desa Kesuben, Sabtu (19/9) mengatakan, sejak masih di bangku sekolah dasar hingga ke SMA sering mendapat rangking di kelas. Kemudian anaknya melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia melalui program Bidikmisi.

“Anak saya mengambil FMIPA UI melalui program Bidikmisi. Karena sejak duduk di bangku SMA N 3 Slawi juga sering mendapat prestasi di kelasnya,” katanya.

Setelah lulus kuliah, tambah Masliha, anaknya bekerja di perusahaan farmasi & jarang pulang ke kampung halamannya. Sudah satu setengah tahun hilang kontak dengan anaknya. Tiba-tiba keluarga melihat di televisi anaknya jadi salah satu pelaku mutilasi di Apartemen Kalibata City dengan suami sirinya.

“Selain melihat sendiri di televisi, kakak pelaku yg di Jakarta sudah memberi kabar seperti itu. Saya lemas sekali melihat berita di televisi, mudah-mudahan tidak dihukum mati,” tambahnya.

Soal rencana ke Jakarta, lanjut Masliha, dirinya bersama suami belum punya rencana. Karena selain tidak tahu, juga bagaimana prosedurnya. Keluarga cuma dapat mendoakan & berharap anaknya tidak dihukum berat & dapat berkumpul bersama kembali. (guh/ima/radartegal.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed