oleh

Opening Ceremony Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 Cerminkan Potensi Industri Esports, Kreatif, & Gaming Bagi Ekonomi Bangsa

Slot SimakNews.com

Opening Ceremony Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 Cerminkan Potensi Industri Esports, Kreatif, & Gaming Bagi Ekonomi Bangsa

,

Upacara pembukaan (Opening Ceremony) Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 sudah resmi digelar pada Selasa (21/9/2021) di Hocky Indoor, Doyo Baru, Jayapura dengan meriah.

IDGS, Rabu, 22 September 2021 Upacara pembukaan tersebut dipenuhi dengan keeksotisan & keluhuran budaya Papua, mengedepankan kecerdasan anak-anak muda dalam mengemas sportainment yg penuh dengan ornamen-ornamen kekinian, & tentunya berkibarnya Bendera Merah Putih untuk memperkuat rasa persatuan.

BacaJuga

Tim T1 yg Diperkuat Dua Pemain Indonesia Disebut Hanya Punya Peluang 0,98% Untuk Juara TI 10

Eksibisi Esports PON XX Papua Diharapkan Memperkuat Ekosistem Esports & Ekonomi Digital di Indonesia

Team Nigma Umumkan Merger dengan Organisasi eSports Asal UEA, Berubah Menjadi Nigma Galaxy!

Suasana upacara pembukaan Eksibisi Esports PON XX Papua 2021.

Sambutan meriah bagi kontingen tuan rumah & atlet eSports termuda

Selain penampilan mengesankan dari para seniman musik & tari seperti Alfly Rev, Nowela, hingga Funky Papua, para penonton juga memberikan sambutan meriah juga diberikan kepada kontingen Papua & Papua Barat selaku tuan rumah ketika muncul di pentas dalam sesi perkenalan seluruh kontingen yg akan berlaga di babak utama Eksibisi Esports PON XX Papua 2021.

Sambutan meriah juga diberikan bagi atlet termuda yg akan berlaga di Eksibisi Esports PON XX Papua 2021, Muhammad Rafli Setiawan, ketika atlet eSports asal DKI Jakarta itu menyapa para audiens di panggung.

Atlet DKI Jakarta, Muhammad Rafli Setiawan, jadi pemain termuda di cabang olahraga eksibisi esports di PON Papua. (ANTARA/Arindra Meodia)

Rafli, sapaan akrabnya, sudah mulai bermain Free Fire sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, tepatnya di usia 11 tahun.

Mengutip Tempo, Rafli berkenalan dengan gim mobile battle royale itu dari salah seorang teman bermainnya yg tinggal tidak jauh dari rumahnya. Dari situ lah terbentuk regu Free Fire yg dinamai Basreng. Bersama Basreng, Rafli kemudian mengikuti dunia kompetitif Free Fire pada 2019 dengan mengikuti berbagai turnamen offline tingkat komunitas di mana Rafli berperan sebagai rusher.

“Saya pernah melihat YouTuber jadi rusher, setelah itu saya cara mainnya, saya latihan akhirnya saya suka. Di situ mulai atur strategi cara jadi rusher bagaimana, habis itu saya sudah mulai paham cara jadi rusher, akhirnya hingga saat ini masih jadi rusher,” ujar Rafli saat ditemui di Wisma Atlet Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, pada Selasa (21/9/2021).

Meski masih berusia belia, Rafli bersama temannya Muhammad Haikal (14) mengaku mendapat gemblengan dari teman-temannya yg terpaut usia cukup jauh di atasnya, yakni Luthfan Aufa Faqih (23), Muladi Ahmad Yasin (20).

Kerja keras Rafli bersama regu yg mengerjakan latihan delapan jam sehari terbayarkan ketika lolos kualifikasi esports PON Papua tingkat provinsi, jadi perwakilan DKI Jakarta untuk regu Free Fire.

Tidak cuma itu, regu tersebut bahkan sanggup mengungguli provinsi-provinsi lain dalam gelaran Pra-PON & lolos ke babak utama untuk terbang ke Papua bertanding secara offline.

“Senang dapat hingga sini dapat mewakili DKI Jakarta, latihan enggak sia-sia,” ujar Rafli.

Antusiasme tinggi

Suasana upacara pembukaan Eksibisi Esports PON XX Papua 2021.

Seperti yg sudah diberitakan sebelumnya, pagelaran Eksibisi Esports PON XX Papua sudah menjaring 49.905 atlet & 10.877 regu eSports dari 34 provinsi yg mendaftarkan diri lewat platform Garudaku.com untuk saling berkompetisi menunjukkan kemampuan terbaik mereka di babak kualifikasi tingkat provinsi yg digelar pada 25 Agustus 8 September lalu serta babak kualifikasi Pra-PON pada 7-14 September yg menentukan regu mana yg mendapat tiket terbang ke Papua.

Suasana upacara pembukaan Eksibisi Esports PON XX Papua 2021.

Mereka berkompetisi di 4 (empat) kategori pertandingan, yaitu PUBG Mobile, Free Fire, Mobile Legends: Bang Bang, & Pro Evolution Soccer (PES) 2021. PUBG Mobile diikuti oleh 19.664 atlet dari 4.916 tim, Free Fire diikuti oleh 13.608 atlet dari 3.402 tim, Mobile Legends: Bang Bang diikuti oleh 11.985 atlet dari 2.397 tim, sedangkan PES 2021 diikuti oleh 3.838 atlet.

Suasana upacara pembukaan Eksibisi Esports PON XX Papua 2021.

Bersamaan dengan Eksibisi Esports PON XX Papua 2021, PBESI juga menyelenggarakan pertandingan persabatan Lokapala, sebuah gim bergenre MOBA karya asli anak bangsa, Anantarupa Studios. Mengusung misi pemberdayaan industri gim lokal, pertandingan persahabatan Lokapala diikuti oleh 810 atlet dari 162 tim.

Suasana upacara pembukaan Eksibisi Esports PON XX Papua 2021.

Esports sebagai pendorong perekonomian nasional

Gambaran gelora industri esports yg menawarkan nilai ekonomi fantastis & digadang-gadang jadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional di negara ini begitu jelas ditunjukkan melalui acara pembukaan yg juga ditonton oleh jutaan warga net melalui platform media sosial.

Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno yg juga hadir sebagai Pembina Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) mengatakan bahwa dengan besarnya potensi nilai ekonomi yg ditawarkan, esports diharapkan terus berkembang supaya makin kontributif kepada pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Sumbangan industri esports pada tahun 2019 tercatat sebesar 1,3 milyar dolar Amerika Serikat. Dalam setahun saja, pendapatan industri esports sanggup tumbuh sebesar 33% jadi 1,8 milyar dolar Amerika Serikat, ujar Sandiaga menggambarkan besarnya potensi industri dengan ekosistem digital yg luas ini kepada penguatan perekonomian nasional.

Terkait potensi ekonomi & kritikalnya pengembangan serta pemberdayaan ekosistem lokal, Sandiaga memberikan apresiasi tinggi kepada PBESI yg memberikan pentas istimewa kepada potensi & talenta lokal. Pertandingan persahabatan gim lokal Lokapala sangat positif dalam memacu gairah industri gim lokal baik di pentas nasional maupun dunia.

Ekosistem esports mencakup berbagai bidang, dari olahraga & sportainment, industri digital seperti pengembang & platform-platform gim, e-commerce, teknologi finansial, media, hingga pariwisata, ujar Bambang. Melalui Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 yg kami gelar hingga 26 September nanti, kami harap menyampaikan pesan kepada dunia tentang potensi akbar industri esports Indonesia, kesiapan Indonesia jadi penyelenggara esports-tourism berskala internasional, & optimisme akan terwujudnya visi Indonesia Emas sebagai kekuatan ekonomi digital dunia pada 2045,” mengatakan Ketua Harian PBESI Komisaris Jenderal Pol. Drs. Bambang Sunarwibowo, S.H.,M.Hum.

(stefanus/Online)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *