oleh

Ombudsman Sumbar memantau & awasi penerimaan CPNS 2021

Slot SimakNews.com

Ombudsman Sumbar memantau & awasi penerimaan CPNS 2021

,

Plh Kepala Ombudsman perwakilan Sumbar Yunesa Rahman. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

..mengerjakan pemantauan & supervisi serta membuka posko pengaduan laporan masyarakatPadang (ANTARA) – Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) bersiap mengerjakan pemantauan & supervisi dalam Penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) yg diselenggarakan oleh pemerintah dengan membuka posko pengaduan terkait seleksi CPNS 2021.

Pelaksana Harian Kepala Ombudsman Perwakilan Sumbar Yunesa Rahman, di Padang, Kamis, menyampaikan pihaknya akan mengerjakan pemantauan & supervisi serta membuka posko pengaduan laporan masyarakat, khususnya yg dirugikan selama proses pelaksanaan penerimaan CPNS .

Menurut dia, keterbukaan informasi mulai dari kebutuhan pegawai, formasi jabatan & jurusan sering jadi permasalahan dari tahun ke tahun.

Pemerintah daerah maupun pemerintah pusat terkadang memiliki penafsiran yg berbeda-beda, baik pemerintah sebagai user pegawai maupun pemerintah sebagai penyedia pegawainya.

“Misalnya Kementerian Pendidikan memiliki standar dalam penetapan seorang guru, begitu juga Kementerian Kesehatan juga punya sendiri, namun pelaksanaannya, pemerintah daerah merujuk pada Kementerian PAN RB,” ujarnya pula.

Ia mengatakan masyarakat atau pelamar juga dapat memantau hal tersebut, kalau menemukan kecurangan atau keculasan dari pemerintah supaya segera dilaporkan.

“Masa sanggah yg disediakan panitia adalah waktunya, namun kalau tidak mendapatkan tindak lanjut, hal tersebut dapat dilaporkan ke Ombudsman,” ujar Yunes.

Selain itu, Ombudsman melihat potensi maladministrasi pada proses penerimaan CPNS mulai dari tidak memberikan pelayanan, tidak patut, penyimpangan prosedur hingga perbuatan melawan hukum

Yunes menambahkan pada formasi guru & tenaga kesehatan, tahun ini ada validasi Surat Tanda Registrasi (STR) & Sertifikat Pendidik.

Pada 2019 ada 21 laporan yg dihinggakan ke Ombudsman Sumbar, 18 laporan yg dilanjutkan ke pemeriksaan, & 3 laporan pada tahap konsultasi.

Pada tahun 2020, terdapat 6 laporan pengaduan yg berkaitan dengan kualifikasi pendidikan, pembatalan kelulusan, berkaitan dengan nilai unjuk kerja (SKB), penundaan pemberkasan CPNS yg dinyatakan lulus, & pembatalan SKD, ujar dia.

Pada tahun sebelumnya, ada pelamar yg sudah lulus administrasi hingga pada pemberkasan CPNS, kemudian dinyatakan gagal karena jurusan yg tidak sesuai. Hal ini jadi perhatian & berpotensi adanya keculasan oleh oknum di panitia daerah maupun pusat dalam pelaksanaan CPNS ini, ujarnya pula.

Pelaksanaan CPNS tahun 2021 terdiri atas tiga tahapan seleksi, mulai dari Seleksi Administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), & Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS yg keduanya akan mengpakai Computer Assisted Test (CAT).

Pada tahun ini, Pemerintah akan membuka lowongan untuk 707.622 formasi seleksi CPNS & PPPK meliputi formasi biasa & formasi khusus. Formasi spesifik akan dialokasikan bagi putra/putri lulusan terbaik berpredikat dengan pujian, penyandang disabilitas, diaspora, serta putra/putri Papua & Papua Barat.

Ombudsman juga mengingatkan terkait formasi penyandang disabilitas yg sudah diperuntukkan minimal dua persen dari total alokasi kebutuhan PNS yg ditetapkan oleh menteri.
Baca juga: Ombudsman temukan maladministrasi aturan seragam siswi SMKN 2 Padang
Baca juga: Ombudsman Sumbar turunkan regu awasi operasi yustisi protokol COVID-19

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2243622/ombudsman-sumbar-memantau-dan-awasi-penerimaan-cpns-2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *