oleh

Ogah Disebut Koruptor, Mark Sungkar Tak Terima Vonis Hakim

Slot SimakNews.com – Ogah Disebut Koruptor, Mark Sungkar Tak Terima Vonis Hakim,

Mark Sungkar usai menjalani sidang putusan kasus korupsi Asian Games di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (9/7/2021). [Simaknews.com/Alfian Winanto]

“Di dalam sidang saya katakan kepada hakim, saya memahami & kecewa,” mengatakan Mark Sungkar.

Simaknews.com – Mark Sungkar mengaku kecewa setelah mendengar vonis majelis hakim Tipikor yg memutus dia bersalah terkait kasus korupsi dana olahraga triatlon. Dalam putusan hakim pada Jumat (10/7/2021) malam, dia dijatuhi sanksi 1,5 tahun & denda Rp 50 juta.

Ayah seniman Shireen Sungkar ini menegaskan keberatan dengan putusan tersebut. Sebab dia tak pernah memakan duit negara yg bukan haknya.

“Di dalam sidang saya katakan kepada hakim, saya memahami & kecewa. Kenapa? Karena kalau saya menerima vonis ini, maka saya menerima diri saya koruptor,” mengatakan Mark Sungkar.

Mark Sungkar memastikan semua uang yg masuk dalam anggaran murni dipakai untuk kepentingan olahraga triatlon.

Baca Juga: Ayah Irwansyah Meninggal karena Covid-19, Sempat Tolak Dibawa ke RS

Mark Sungkar saat menjalani sidang putusan kasus korupsi Asian Games di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (9/7/2021). [Simaknews.com/Alfian Winanto]

“Saya tidak pernah menerima sepeser pun & menikmatinya. Karena semua anggaran itu hak mereka, hak para atlet,” ucapnya.

“Harus digaris bawahi, atlet garda terdepan yg meraih medali di Asian Games 2018 belum dibayar oleh pemerintah. Pelatih, Atlet, & honor saya tidak dibayar,” katanya menambahkan.

Mark Sungkar saat memasuki ruang persidangan untuk menjalani sidang putusan kasus korupsi Asian Games di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (9/7/2021). [Simaknews.com/Alfian Winanto]

Atas putusan tersebut Mark Sungkar bersama regu kuasa hukumnya bakal mengajukan upaya hukum. Namun belum dipastikan kapan hal tersebut bakal dilakukan.

“Kebetulan salinan putusan belum kita terima nanti kita akan pelajari secara baik-baik. Yang pasti kami tidak terima dengan putusan itu,” mengatakan Agus salah satu kuasa hukum Mark Sungkar.
Mark Sungkar yg merupakan Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Triathlon Indonesia (PPFTI) didakwa mengerjakan korupsi terkait dana olahraga triathlon sehingga merugikan negara senilai Rp 649,9 juta.

Dalam dakwaannya, JPU menyebut Mark Sungkar diduga menciptakan laporan fiktif terkait belanja kegiatan dana platnas Asian Games 2018.

Baca Juga: Ayah Irwansyah Meninggal karena Covid-19 Disertai Penyakit Paru-paru

Di persidangan, Mark Sungkar didakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi lebih subsider Pasal 9 Jo Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Mark Sungkar tadinya cukup lama ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Namun selama berada di sana kondisinya naik turun.

Hingga akhirnya, ayah Shireen Sungkar itu dinyatakan positif covid-19.

Dia kemudian dibantarkan ke RSPP Jakarta berdasarkan penetapan majelis hakim.

Sehabis itu, Mark Sungkar juga dapat bernapas lega. Permohonan untuk dijadikan tahanan kota dikabulkan hakim pada 5 Mei 2021.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *