oleh

Nostalgia Hari Ini: Momen Paling Dramatis Dalam Sejarah Premier League

Slot Informasi, Indonesia – Tepat hari ini, 13 Mei, 9 tahun yg lalu, Manchester City berhasil jadi pemenang Premier League lewat momen yg sangat dramatis. Mungkin momen paling dramatis dalam sejarah Premier League.

Ya, Sergio Aguero berhasil mengunci gelar Premier League untuk City, 100 detik sebelum laga terakhir melawan Queens Park Rangers berakhir. Yang semakin menciptakan dramatis, itu adalah gelar liga perdana City dalam 44 tahun! Gol itu juga menggagalkan rival sekota mereka, Manchester United untuk jadi juara.

Jalannya Pertandingan

The Indian Express

13 Mei 2012, pekan terakhir Premier League musim 2011-12. Sebelum ini, dua regu sama-sama mengumpulkan poin yg sama di puncak klasemen, 86 poin. Manchester City & Manchester United. Tapi, City berada di puncak karena memiliki selisih gol lebih baik, selisih 8 gol.

Laga terakhir, City akan melawan QPR, & United akan berhadapan dengan Sunderland. The Cityzens jelas lebih diunggulkan untuk juara, kalau City berhasil menang dengan selisih satu gol, United harus menang dengan skor minimal 9-0, yg mana itu hampir mustahil.

Semua berjalan lancar untuk City. United sudah unggul 1-0 lewat gol Wayne Rooney sebelum laga berjalan 20 menit, tetapi Pablo Zabaleta berhasil mencetak gol pada menit ke-39.

Namun tepat setelah sepak mula babak kedua, Joleon Lescott mengerjakan blunder & Djibril Cisse berhasil memanfaatkan itu & berbuah gol.

Angin segar datang pada menit ke-55 setelah Joey Barton terkena kartu merah langsung karena menyikut Carlos Tevez, tetapi City malah kebobolan 10 menit kemudian lewat James Mackie.

Premier League Archive

QPR praktis memakai strategi parkis bis setelah itu & nampaknya City gagal jadi pemenang setelah mereka tak dapat mencetak gol hingga menit ke-90.

Laga United vs Sunderland sudah berakhir dengan skor 1-0 & para pemain & fans United di Stadium of Light menunggu kabar dari Manchester. Beberapa pemain United bahkan sudah mengerjakan selebrasi karena tahu City masih dalam keadaan tertinggal.

#ManCity | https://t.co/axa0klD5re pic.twitter.com/mT2dQKj2wA

— Manchester City (@ManCity) May 13, 2021

Tapi, pada menit ke-90+2, David Silva melepaskan umpan dari tendangan penjuru & dapat ditanduk oleh Edin Dzeko, 3 menit lagi sebelum laga berakhir, City perlu mencetak satu gol lagi.

Momen itu terjadi pada menit ke-93, detik ke-20. Sergio Aguero meminta bola & keluar dari kotak penalti. Dia memberi umpan ke Mario Balotelli & masuk ke kotak penalti. Balotelli lalu kembali memberi umpan ke Aguero, dia melewati Taiwo & menendang bola masuk ke gawang Kenny. Suasana di Etihad Stadium pecah, para pemain, staf pelatih & fans bersuka cita merayakan gol. Laga berakhir dengan skor 3-2.

“Gelar ini untuk para fans, mereka layak mendapatkannya. Sepakbola sungguh luar biasa. Saya belum pernah melihat hari terakhir seperti ini. Kami layak menjuarai liga,” mengatakan pelatih City, Roberto Mancini.

Dengan begitu, City berhasil meraih gelar Premier League pertamanya atau gelar Liga Inggris ketiga sepanjang sejarah klub.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *