oleh

Nostalgia Hari Ini: Kiper PSAP Dihukum Berat Akibat Kematian Akli Fairuz

Slot SimakNews.com – Nostalgia Hari Ini: Kiper PSAP Dihukum Berat Akibat Kematian Akli Fairuz,

Dok. Tribunnews.com

Slot Informasi, Indonesia – Komdis PSSI bertindak tegas & mengeluarkan sanksi berat pada kiper PSAP Sigli, Agus Rochman, 31 Mei 2014. Agus dijatuhi sanksi larangan bermain sepak bola selama setahun akibat kematian pemain Persiraja Banda Aceh, Akli Fairuz.

Ketua Komdis PSSI kala itu, Hinca Pandjaitan, menyebut sanksi yg diterima oleh Agus sudah dalam proses penyidikan. Pihaknya juga sudah memanggil sejumlah pihak, termasuk pengawas pertandingan terkait kejadian tabrakan Agus dengan Akli.

“Komdis putuskan Agus Rochman larangan bermain bola setahun penuh. Bahwa dia tidak boleh membahayakan orang lain. Kami rasa sanksi satu tahun cukup buat dia,” ujar Hinca, usai sidang Komdis PSSI, 31 Mei.

Dalam sidang perdana terkait insiden kiper PSAP dengan Agus Rochman sudah dijelaskan terkait fakta-fakta yg ada. Kejadiannya, mengatakan Hinca, bermula dari bola muntah. Kedua pemain itu sama-sama mengejar.

Nostalgia Hari Ini: Kiper PSAP Dihukum Berat Akibat Kematian Akli FairuzNostalgia Hari Ini: Kiper PSAP Dihukum Berat Akibat Kematian Akli FairuzDok. Tribunnews.com

“Pada saat lompatan kedua, wasit sudah memutuskan offside, tetapi pemain tetap berlari. Itu sudah jelas bahwa Agus mengerjakan tingkah laku buruk. Kiper bukan angkat kaki tinggi, tetapi jatuhkan badan & tangan blok bola. Technical foul jelas itu, tingkah laku buruk tercederainya pemain lawan (Akli Fairuz). Ini harus dihukum,” papar dia.

Tak cuma itu, Komdis PSSI juga menghukum PT Liga Indonesia. Sebab, sebagai operator, PT LI dinilai lalai dalam menegakkan regulasi kompetisi.

“Kami juga menghukum PT LI untuk segera menegakkan menindaklanjuti regulasi tentang liga, khususnya medis. Termasuk semua klub ISL & DU, mematuhi regulasi dari dokter & itu tugas liga,” ujar Hinca.

Akli Fairuz Menderita Robek Usus

Insiden yg melibatkan Akli Fairuz dengan kiper PSAP sendiri terjadi pada 10 Mei 2014. Dalam partai di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, itu Persiraja menang tipis 1-0 atas PSAP Sigli.

Namun demikian, kemenangan Persiraja harus dibayar sangat mahal setelah cedera parahnya Akli. Dalam satu momen perebutan bola, Akli berusaha memenangkan duel. Namun, Agus Rochman mengangkat kakinya terlalu tinggi.

Akibat insiden itu, usus Akli dinyatakan robek & mengalami kebocoran. Ironisnya, Akli tak langsung dibawa ke rumah sakit & sempat menahan rasa sakitnya di bangku cadangan.

Pada malam harinya, Akli baru dilarikan ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Banda Aceh. Dia sempat dirawat selama enam hari, sebelum menghembuskan napas terakhirnya 16 Mei 2014.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *