oleh

“Ngojek”, Pelajar SMA Tewas Dibegal Anak Usia 14 Tahun yg Jadi Penumpangnya

Slot SimakNews.com

“Ngojek”, Pelajar SMA Tewas Dibegal Anak Usia 14 Tahun yg Jadi Penumpangnya

,

Online – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hilir (Rohil) di Provinsi Riau mengungkap kasus begal yg menewaskan seorang pelajar.

Pelaku pembegalan ternyata masih anak di bawah umur. Namun, aksinya sangat sadis kepada pelajar kelas IX SMA, berinisial JS (17) warga Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rohil.

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku begal itu ditangkap Senin (24/5/2021), sekitar pukul 21.00 WIB.

“Pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal ini berusia 14 tahun & tidak bersekolah,” mengatakan Nurhadi melalui pesan WhatsApps kepada Kompas.com, Rabu (26/5/2021).

Dia mengungkapkan, motif pelaku mengerjakan begal adalah untuk merampas sepeda motor korban.

Pelaku menghabisi nyawa korban dengan mengpakai sebilah pisau.

Terima kasih sudah membaca Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi & insight di email kamu.

“Motif pelaku harap mengambil sepeda motor korban,” ungkap Nurhadi.

Lebih lanjut, Nurhadi menjelaskan, kasus pembegalan ini terjadi pada Kamis (20/5/2021), di Gang Kanopan Balam Km 8 Jalan Pelajar, Kecamatan Bangko Pusako, Rohil.

Pelaku awalnya datang ke rumah orangtua korban yg merupakan tukang ojek. Pelaku kemudian meminta antar ke Kampung Suka Makmur.

Namun, korban meminta biar dia yg mengantarkan pelaku. Korban & pelaku berangkat dengan mengpakai sepeda sepeda motor bebek.

“Dalam perjalanan, pelaku minta berhenti dengan alasan memetik rokok. Saat itu lah, pelaku mengeluarkan sebilah pisau & langsung menikam kepala korban,” mengatakan Nurhadi.

Setelah itu, sambung dia, pelaku membawa kabur sepeda motor korban.

Sedangkan korban ditemukan tewas bersimbah darah oleh warga setempat. Kasus itu pun dilaporkan ke Polsek Bangko Pusako.

Nurhadi mengatakan, berdasarkan hasil visum rumah sakit, ditemukan 16 luka pada tubuh korban.

Di antaranya, kepala bagian tengah & belakang, pelipis mata, bibir, bahu kiri, lengan, hidung, & perut.

Dari penangkapan pelaku, petugas menyita barang bukti satu unit sepeda motor, satu unit handphone, & sebilah pisau.

“Pelaku saat ini sudah ditahan. Mengingat usianya yg masih berumur 14 tahun, maka kasusnya diproses berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak,” tutup Nurhadi.(kompas.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *