oleh

Ngamuk Tak Terima Disebut Halu soal Jadi Cawapres, Novel Bamukmin Seret Nama Presiden Jokowi

Slot SimakNews.com – Ngamuk Tak Terima Disebut Halu soal Jadi Cawapres, Novel Bamukmin Seret Nama Presiden Jokowi,

Online – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin menanggapi soal dirinya yg disebut berhalusinasi karena harap jadi calon wakil presiden (cawapres).

Dalam pernyatannya, Novel pun menyeret nama Presiden Joko Widodo & sejumlah tokoh lain yg menurutnya punya keadaan yg sama dengan dirinya.

Seperti diketahui, salah satu hal yg menyebabkan munculnya keraguan bahwa Novel tak dapat jadi cawapres adalah ia tak memiliki partai.

“Ingat bahwa Jokowi bukan dari ketum partai & juga KH Ma’ruf Amin bukan orang partai,” katanya pada Senin, 23 Agustus 2021, diberitakan dari RMOL.

Novel juga menyinggung bahwa ia & rekan-rekannya di ACTA pernah mendeklarasikan Prabowo Subianto & Ustaz Abdul Somad.

“Dan kami tahu banget bahwa UAS bukan orang partai juga,” tandasnya.

Novel menyinggung bahwa konsep umara-ulama yg diemban ACTA dicaplok oleh kubu Jokowi yg dianggap panik hingga akhirnya Maruf Amin dipinang sebagai pendamping.

“Dan ternyata cuma untuk meraih masa & ternyata hingga hari ini cuma jadi pajangan dinding pemanis bingkai semata sekalinya bicara pakai dalil sesuai pesanan pemodal,” sindirnya.

Lebih lanjut, Novel juga menjawab keraguan bahwa akan sangat sedikit pemilih yg mendukungnya apabila ia maju Pilpres.

Novel memastikan bahwa masa 212, yg ia sebut akan mendukungnya, bukanlah sebuah halusinasi.

Menurutnya, masa 212 adalah karunia Allah SWT yg terbesar untuk Indonesia. Katanya, semenjak dunia & manusia diciptakan, baru ada massa yg dapat berkumpul hingga sebanyak kurang lebih 23 juta pada 2018 lalu.

Novel megaku bahwa ia adalah salah satu orang yg melaporkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke Polisi atas penistaan agama hingga akhirnya terjadi demo tersebut.

“Dan massa 212 dapat menciptakan sejarah penjemputan penumpang terbanyak di dunia yaitu penjemputan IB (Imam Besar) HRS (Habib Rizieq Shihab) & belum ada sejarahnya juga,” ujarnya.

Dengan keyakinan itu, Novel pun mempersilakan lembaga-lembaga survei untuk mengambil sample kepada masa 212 di mana dirinya dihadapkan dengan nama calon lainnya.

“Kalau mau ambil sample suara di masa 212 maka saya siap dihadapkan dengan nama pencapresan kubu penguasa yg masuk di lembaga-lembaga survei maka saya yakin Insya Allah suara saya yg tertinggi,” pungkas Novel.(terkini.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *