oleh

Ngabalin: Saya Mau Bilang Itu Tuduhan yang Sungguh Menyesatkan Publik – Nasional

Slot SimakNews.com – Ngabalin: Saya Mau Bilang Itu Tuduhan yang Sungguh Menyesatkan Publik – Nasional,

Ali Mochtar Ngabalin. Foto: M Fathra Nazrul Islam/Slot Informasi Online

jpnn.com, JAKARTA – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengkritik pihak-pihak yg menuduh adanya upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui penyelenggaraan tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Mantan anggota DPR itu menegaskan tuduhan melemahkan KPK dan intervensi atau upaya membuang pihak-pihak tertentu menyesatkan & tidak mendasar.

“Saya mau bilang bahwa itu adalah tuduhan yg sungguh menyesatkan publik. Anggapan upaya pelemahan KPK itu sama sekali tidak mendasar,” mengatakan Ngabalin melalui keterangan tertulis yg diterima di Jakarta, Sabtu (29/5).

Slot info lainnya:
  • Busyro Sebut Pelemahan KPK Dilakukan Melalui Revisi UU hingga Isu Taliban

Menurut Ngabalin, lembaga antikorupsi itu telah mengerjakan mekanisme yg benar dalam TWK untuk alih status pegawai menjadi ASN dengan merujuk pada Undang-Undang KPK yg baru. Sehingga tuduhan adanya intervensi di tubuh lembaga antirasuah terkait tes pegawai KPK dapat ditepis.

Pada Pasal 3 UU 19/2019 dijelasakan bahwa KPK sebagai lembaga tinggi negara dalam melaksanakan tugas, fungsi & kewenangannya tidak dapat diintervensi oleh siapa pun. “Tidak ada orang yg dapat mengintervensi, lihat di Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK,” ujarnya.

Oleh karena itu, Ngabalin meminta pihak-pihak yg tidak lolos TWK untuk tidak menyalahkan siapa pun. Dengan mengatakan lain, ujar dia, jika mekanisme penilaian dilakukan & hasilnya tidak lolos, maka tidak perlu menyalahkan unsur atau pihak lain.

Slot info lainnya:
  • Bikin Twit soal Pelemahan KPK & Oligarki, Novel Baswedan Sindir Presiden Jokowi?

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan sebanyak 51 pegawai KPK yg tidak lolos TWK memiliki rapor merah & tidak dapat dilakukan pembinaan. Sementara itu, 24 pegawai yg tidak lolos TWK akan dilakukan pembinaan terkait wawasan kebangsaan. (antara/jpnn)

 

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *