oleh

Muzani: internal Gerindra meminta Prabowo maju di Pilpres 2024

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) mengantar Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (kiri) keluar gedung Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Selasa (4/5/2021). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan internal partainya sering mengharapkan Ketua Umum Prabowo Subianto bersedia maju sebagai calon presiden di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

“Gerindra secara internal mengharapkan & memohon kepada Pak Prabowo supaya beliau bersedia maju di tahun 2024. Kita semua mengharapkan itu & asa itu hingga sekarang tidak berubah,” mengatakan Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.

Hal itu dikatakannya terkait hasil survei yg mencatat elektabilitas Prabowo Subianto berada di posisi teratas. Lembaga Pendidikan, Penelitian, Penerangan Ekonomi & Sosial (LP3ES) mencatat elektabilitas Menteri Pertahanan itu sebesar 16,4 persen.

Namun menurut Muzani, keputusan politik tersebut belum diambil partainya karena Prabowo meminta supaya diberi kesempatan untuk berkonsentrasi menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan.

Baca juga: Survei: Elektabilitas Ganjar lebih unggul daripada Prabowo
Baca juga: LP3ES: Publik dukung regenerasi pimpinan parpol ke kaum muda
Baca juga: LP3ES: Prabowo Berpeluang Unggul Pada 2014

Dia meyakini Prabowo akan menyampaikan keputusannya pada waktu yg tepat & apabila hal tersebut sudah dihinggakan maka partainya segera mengambil keputusan politik.

“Apabila beliau (Prabowo) sudah memberikan kepastian, maka kami pasti segera mengambil keputusan politik bahwa calon presiden (capres) yg diajukan Partai Gerindra di 2024 adalah Prabowo Subianto. Itu soal waktu saja,” ujarnya.

Sebelumnya, survei LP3ES menyebutkan figur Ketua Umum Partai Politik yg paling populer atau masuk lima akbar adalah Prabowo Subianto (27,6 persen), Megawati Soekarno Putri (23,3 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (21,5 persen), Muhaimin Iskandar (6,8 persen) & Airlangga Hartarto (6,1 persen).

Survei tersebut mengpakai sampel ditentukan dengan acak bertingkat atau “Multistage acak sampling”, dengan “Margin of error +/- 2,8 persen pada tingkat kepercayaan atau “level of confidence” 95 persen.

Jumlah sampel 1.200 responden, terbagi secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih (penduduk usia dewasa) yg tercatat pada Pemilu 2019.

Pengumpulan data dilakukan pada 8-15 April 2021, melalui wawancara tatap muka mengpakai kuesioner terstruktur.

Survei ini memiliki keterbatasan karena mewakili pemilih Kota Besar secara nasional, sampel kurang dapat menggambarkan masing-masing kota.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2142438/muzani-internal-gerindra-meminta-prabowo-maju-di-pilpres-2024

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *