oleh

Muhaimin minta Kesetjenan DPR perketat prokes di Kompleks Parlemen

Slot SimakNews.com – Muhaimin minta Kesetjenan DPR perketat prokes di Kompleks Parlemen,

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan cairan disinfektan di area Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Minggu (9/8/2020). Penyemprotan tersebut dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19. (ANTARA FOTO/Fauzan/foc.)

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin meminta kepada Kesetjenan DPR supaya mengetatkan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan Kompleks Parlemen, setelah puluhan anggota DPR terkonfirmasi positif COVID-19.

“Pihak Kesetjenan DPR harus memperketat protokol kesehatan di lingkungan Parlemen,” mengatakan Gus Muhaimin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Dia menyarankan supaya rapat kerja (raker) yg dilaksanakan alat kelengkapan dewan (AKD) DPR dengan Pemerintah, sebaiknya dilakukan secara virtual.

Menurut dia, apabila rapat dibutuhkan kehadiran fisik maka harus dibatasi yaitu cuma 25 persen dari kapasitas ruang rapat.

Baca juga: DPR batasi kehadiran rapat cuma 20-25 persen
Baca juga: Sekjen: 11 anggota DPR terpapar COVID-19
Baca juga: Komisi I DPR tiadakan kegiatan sepekan karena anggota positif COVID-19

“Di ruangan cukup 25 persen saja, sisanya rapat dilakukan secara virtual. Rapat virtual tidak mengurangi esensi dari rapat itu sendiri,” ujarnya.

Dia juga menginstruksikan kepada Kesetjenan supaya mengerjakan tes swab & mengerjakan “tracking” & “tracing” kepada pihak-pihak yg berhubungan dengan anggota yg terkonfirmasi positif COVID-19.

Ketua Umum DPP PKB itu juga berpesan kepada seluruh anggota DPR, Kesetjenan termasuk tenaga pakar supaya sering menaati protokol kesehatan.

“Meski sudah divaksin, kita tetap mematuhi prokes, sehingga tidak tertular virus COVID-19,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengungkapkan berdasarkan data yg diterimanya hingga saat ini tercatat sebanyak 11 anggota DPR & banyak staf pendukung terpapar COVID-19 sehingga dilakukan pengetatan masuk Kompleks Parlemen.

“Data hingga hari ini mencatat yg terpapar COVID-19 ada 11 tenaga ahli, PPN terdiri dari Pengamanan Dalam (Pamdal) & TV Parlemen ada 7 orang, PNS 17 orang, & anggota DPR ada 11 orang,” mengatakan Indra di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.

Dia mengakui karena adanya lonjakan kasus COVID-19, beberapa komisi di DPR seperti Komisi I & Komisi VIII DPR mengerjakan penundaan rapat-rapat karena ada anggota DPR, ASN, tenaga ahli, & petugas kebersihan yg terpapar COVID-19.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2218502/muhaimin-minta-kesetjenan-dpr-perketat-prokes-di-kompleks-parlemen

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *