oleh

Mufida dorong percepatan vaksin Merah Putih untuk kebutuhan vaksinasi

Slot SimakNews.com – Mufida dorong percepatan vaksin Merah Putih untuk kebutuhan vaksinasi,

Ilustrasi – Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc)

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mendorong percepatan vaksin Merah Putih untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional.

Mufida dalam keterangannya diterima di Jakarta, Kamis, mengatakan percepatan itu dapat berupa penambahan daya dukung yg diperlukan dalam proses penelitian produksi vaksin Merah Putih yg saat ini memasuki tahap praklinis.

Dia melihat kebutuhan vaksinasi nasional yg tinggi belum diimbangi dengan jumlah stok vaksin yg tersedia.

“Setelah gelombang tinggi bulan Juli ini masyarakat menunjukkan antusiasme untuk mendapatkan vaksin hingga antre, tetapi jumlah vaksin tidak sebanding,” mengatakan dia.

Kemudian, laporan WHO juga menunjukkan ada ketimpangan vaksin antara Jawa & luar Jawa. Laporan tersebut menyebut bahkan tenaga kesehatan di luar Jawa ada yg belum dapat vaksin.

Baca juga: Eijkman: Masih tahap peralihan ke industri untuk vaksin Merah Putih
Baca juga: Peneliti: Vaksin COVID-19 bermanfaat kurangi angka kesakitan
Baca juga: Konsorsium Riset COVID-19: Vaksin Merah Putih dapat jadi “booster”

Karenanya, percepatan penelitian vaksin Merah Putih lewat daya dukung yg memadai diharapkan dapat menolong tercapainya target vaksinasi nasional sehingga dapat segera terbentuk kekebalan kelompok.

“Masih ada tahap praklinis lalu uji klinis tahap satu, dua & tiga termasuk nanti evaluasi dari BPOM. Sejak awal kami di DPR mendukung penuh penelitian vaksin Merah Putih & menegaskan dukungan apapun dapat kita dorong terpenuhi,” mengatakan Mufida.

Mufida meminta pemerintah selain mengupayakan pengadaan vaksin dari luar negeri dengan beberapa skema, juga tetap serius mengembangkan vaksin Merah Putih.

“Dalam upaya mengejar vaksinasi nasional akhir-akhir ini tidak disebut soal vaksin Merah Putih. Di tengah keterbatasan stok vaksin harus terus kita dorong vaksin Merah Putih sebab tidak cuma berkaitan dengan kesehatan tetapi juga kedaulatan bahkan juga soal ekonomi, geopolitik & sebagainya,” ucapnya.

Terlebih, lanjut dia di tengah laporan perlunya suntikan booster setelah enam bulan dari suntikan perdana karena efikasi vaksin akan menurun untuk vaksin Sinovac.

Studi juga menyebut antibodi dari vaksin Pfizer & Astra Zenecca akan menurun dalam 10 pekan. Artinya, menurut dia, ketersediaan stok & proses vaksinasi berkejaran dengan waktu.

“Sebab itu keberadaan vaksin Merah Putih amat penting untuk menjaga pasokan vaksin tetap ada di tengah kebutuhan vaksin saat efikasi menurun. Selain itu guna mencegah masyarakat mencari alternatif di luar yg belum tentu ada dalam supervisi BPOM,” ujar Mufida.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2308630/mufida-dorong-percepatan-vaksin-merah-putih-untuk-kebutuhan-vaksinasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *