oleh

MK ingatkan permohonan sengketa pilkada tak dapat diperbaiki lagi

-Umum-1 views

Dokumentasi – Hakim Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/nz/aa.

Pada kesempatan persidangan kali ini masih dimungkinkan dilakukan perbaikan, tetapi tidak menyangkut substansi. Perbaikan-nya cuma berkenaan dengan kesalahan ‘typo’ sajaJakarta (ANTARA) – Mahkamah Konstitusi mengingatkan pemohon tidak lagi dapat memperbaiki substansi permohonan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah dalam sidang pemeriksaan pendahuluan.

beincash

“Pada kesempatan persidangan kali ini masih dimungkinkan dilakukan perbaikan, tetapi tidak menyangkut substansi. Perbaikan-nya cuma berkenaan dengan kesalahan typo saja,” ujar Hakim Konstitusi Arief Hidayat dalam sidang sengketa hasil Pilkada 2020 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan sejumlah pemohon & kuasanya memiliki persepsi keliru bahwa permohonan dapat diperbaiki saat sidang pemeriksaan pendahuluan yg digelar 26-29 Januari 2020.

Baca juga: Denny Indrayana berkeras hinggakan permohonan secara langsung ke MK

Baca juga: Cagub Mahyeldi disebut terima sumbangan dana kampanye lebihi batas

Setelah permohonan diajukan maksimal hingga tiga hari setelah KPU menetapkan hasil rekapitulasi perolehan suara, tutur dia, pemohon dapat mengerjakan perbaikan substansi hingga tiga hari setelah permohonan diserahkan.

Namun, akibat disparitas persepsi, terdapat pemohon & kuasanya yg menunggu untuk diminta memperbaiki permohonan. Padahal perbaikan dilakukan atas inisiatif pemohon maupun kuasanya.

“Kesempatan memperbaiki 3×24 jam itu adalah kesempatan yg diberikan kepada para pemohon atau kuasanya kalau terjadi apa yg dibuat dianggap kurang sempurna. Jadi dia sendiri, tidak ada koreksi dari Mahkamah,” tutur Arief Hidayat.

Dalam peraturan Mahkamah Konstitusi, perbaikan pun diperbolehkan dilakukan berkali-kali dalam kurun waktu 3×24 jam setelah permohonan diserahkan, tetapi perbaikan yg dipakai adalah perbaikan yg pertama.

Apabila perbaikan permohonan diserahkan lebih dari tenggat, maka perbaikan tidak akan dipakai & Mahkamah Konstitusi cuma akan mempertimbangkan permohonan awal.

Adapun pada Selasa, Mahkamah Konstitusi mengelar sidang pemeriksaan pendahuluan untuk 35 perkara sengketa Pilkada 2020 dari total 132 perkara yg diregistrasi.

Baca juga: MK ungkap alasan sidang sengketa pilkada tak sepenuhnya daring

Baca juga: MK gelar sidang untuk 35 perkara sengketa pilkada

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1968932/mk-ingatkan-permohonan-sengketa-pilkada-tak-dapat-diperbaiki-lagi

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *