oleh

MK gelar sidang putusan untuk 30 perkara sengketa hasil pilkada

-Umum-2 views

Deretan bangku kosong terlihat saat sidang sengketa hasil Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Medan yg berlangsung secara daring di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (15/2/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

Jakarta (ANTARA) – Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pengucapan putusan & ketetapan untuk 30 permohonan perselisihan hasil Pilkada 2020 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa.

beincash

Sidang terbagi pada pukul 09.00 WIB untuk delapan perkara, 13.00 WIB untuk 12 perkara & 16.00 WIB untuk 10 perkara.

“Sidang dibuka & dinyatakan terbuka untuk umum. Pagi hari ini pengucapan putusan ada delapan perkara,” mengatakan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman membuka sidang.

Pada sidang pertama, Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi akan memutus perkara sengketa hasil Pilkada Lampung Tengah, Karo (2 perkara), Sungai Penuh, Mandailing Natal, Pegunungan Bintang, & Banjar (2 perkara).

Baca juga: MK putus 33 perkara sengketa pilkada tidak lanjut
Baca juga: PDI Perjuangan siap terima putusan MK terkait gugatan Pilkada Surabaya
Baca juga: MK kabulkan penarikan perkara sengketa Pilkada Bandar Lampung

Sesi selanjutnya pengucapan putusan & ketetapan untuk perkara sengketa hasil Pilkada Banggai, Pulau Taliabu, Sorong Selatan (2 perkara), Ogan Komering Ulu Selatan, Tolitoli, Balikpapan, Surabaya, Kutai Timur, Teluk Bintuni, Poso, & Kepulauan Riau.

Untuk sesi terakhir, perkara yg diputus adalah sengketa hasil Pilkada Kotawarharap Timur, Rembang, Kaur, Muna, Pesisir Selatan, Bengkulu, Lima Puluh Kota, Kalimantan Tengah, & Sumatera Barat (2 perkara).

Sidang pengucapan putusan itu dilakukan secara daring untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19. Hal itu berbeda dengan sidang pemeriksaan pendahuluan yg menghadirkan beberapa para pihak di ruang sidang & beberapa secara daring.

Putusan sela diagendakan digelar pada tanggal 15-17 Februari 2021, sementara perkara yg lanjut ke sidang berikutnya akan diperiksa pada tanggal 19 Februari-18 Maret 2021 & diputus pada tanggal 19-24 Maret 2021.

Sebelumnya pada Senin (15/2), Mahkamah Konstitusi memutus sebanyak 33 permohonan perselisihan hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 tidak lanjut ke tahap pembuktian.

Adapun Mahkamah Konstitusi memiliki waktu 45 hari untuk memeriksa & memutus perkara sejak permohonan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah diregistrasi pada tanggal 18 Januari 2021.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2001945/mk-gelar-sidang-putusan-untuk-30-perkara-sengketa-hasil-pilkada

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *