oleh

Meutya Hafid: Tingkat digitalisasi & inovasi Indonesia masih rendah

Slot SimakNews.com

Meutya Hafid: Tingkat digitalisasi & inovasi Indonesia masih rendah

,

Pembeli membayar dengan metode scan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di warung KE Angkringan, Ampera, Jakarta, Jumat (30/7/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

Jakarta (ANTARA) – Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid mengatakan berdasarkan data Asian Development Bank (ADB) tingkat digitalisasi & perkembangan Indonesia masih tergolong rendah yakni baru mencapai 0,08 persen.

“Sementara rata-rata digitalisasi & perkembangan negara-negara ASEAN berada pada level 0,70 persen,” mengatakan dia di Jakarta, Senin.

Pembangunan infrastruktur yg belum merata & adanya blank spot serta tingkat literasi digital yg masih rendah, jadi penyebab tingkat digitalisasi & perkembangan di Tanah Air belum memuaskan.

Meutya mengatakan adanya program Digital Leadership Academy yg digagas oleh Kementerian Komunikasi & Informatika, jadi solusi tersendiri atas beragam masalah digitalisasi di Indonesia.

Program tersebut penting untuk dilakukan di tengah era transformasi digital. Tujuannya yakni meningkatkan kapasitas para pemimpin & juga menginisiasi serta mendorong wujud transformasi digital itu sendiri.

Baca juga: Kepemimpinan tangkas & adaptif kunci utama transformasi digital
Baca juga: Digital Leadership Academy memacu kapasitas pemimpin di era digital
Baca juga: Menkominfo buka program Digital Leadership Academy 2021

Salah satu wujud dari program Digital Leadership Academy ialah merumuskan kebijakan yg kolaboratif serta mendorong sinergi perekonomian bidang industri digital di Tanah Air.

“Harapannya, dapat terjadi peningkatan daya saing ekonomi digital di Indonesia,” mengatakan politisi Golkar tersebut.

Secara biasa ia mengakui transformasi digital adalah suatu keharusan bahkan kebutuhan yg diperlukan oleh hampir setiap sektor kehidupan. Hal itu semakin menguat & mendesak bahkan memaksa orang-orang saat pandemi COVID-19 terjadi di Indonesia.

Komisi I DPR RI, mengatakan dia, memiliki cara pandang yg sama dengan eksekutif terkait program transformasi digital. Hal itu dibuktikan melalui dukungan parlemen saat rapat kerja dengan Kementerian Komunikasi & Informatika.

Selain itu, Komisi I juga mendukung akselerasi atau percepatan transformasi digital nasional termasuk program kerja prioritas Kementerian Komunikasi & Informatika yg fokus pada percepatan penyediaan infrastruktur telekomunikasi, penguatan infrastruktur digital, tata kelola data hingga komunikasi publik melalui platform digital.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2389745/meutya-hafid-tingkat-digitalisasi-dan-inovasi-indonesia-masih-rendah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *