WhatsApp Image 2020 08 22 at 4.13.07 PM -
in

Mensesneg: Tidak benar Presiden Jokowi akan “reshuffle” 18 menteri

Menteri Sekretaris Negara Pratikno (Muchlis Jr – Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jadi kita semua terkejut dengan rilis yg mengatakan ada 18 menteri yg akan ‘di-reshuffle’. Itu tidak benarJakarta (ANTARA) – Menteri Sekretaris Negara Pratikno membantah informasi yg mengatakan Presiden Joko Widodo akan merombak (reshuffle) 18 menteri dalam kabinet Indonesia Maju.

Advertisements

“Jadi kita semua terkejut dengan rilis yg mengatakan ada 18 menteri yg akan ‘di-reshuffle’. Itu tidak benar,” mengatakan Pratikno di Jakarta, Sabtu.

Sebelumnya Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyatakan sudah mendapat informasi bahwa Presiden Jokowi akan “me-reshuffle” 18 menteri setelah pergantian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Baca juga: Pastikan kesehatan pekerja wisata di Bali, Kemenaker gelar tes cepat

“Tidak benar kita akan mengerjakan ‘reshuffle’, (tidak benar) Pak Presiden akan mengerjakan ‘reshuffle’ besar-besaran karena Pak Presiden sering perintahkan kepada menteri untuk fokus bekerja, fokus menyelesaikan krisis, & fokus membajak momentum krisis ini untuk jadi lompatan kemajuan di segala bidang,” tambah Pratikno.

Menurut Pratikno, para menteri di Kabinet Indonesia Maju saat ini berkonsentrasi luar biasa untuk menghadapi krisis kesehatan & krisis perekonomian akibat pandemi COVID-19.

“Semuanya bekerja keras, baik itu menterinya seluruh jajaran kabinet beserta birokrasi-birokrasi di bawahnya & kita juga tahu ada dukungan luar biasa dari lembaga-lembaga negara lain termasuk DPR,” ungkap Pratikno.

Mensesneg menyatakan seluruh kabinet beserta jajaran di bawahnya pun fokus untuk bekerja di tengah pandemi.

“Jadi itu yg sudah dihinggakan Pak Presiden kepada saya juga, karena saya juga mengkonfirmasi tentang ini kepada beliau kemarin,” tambah Pratikno.

IPW menyebut ada 11-18 anggota kabinet yg akan bergeser & berganti.

“Kepada rekan-rekan menteri yg diisukan ‘direshuflle’ tolong fokus ke tugas masing-masing, saling bersinergi saat ini rakyat Indonesia membutuhkan laju kerja pemerintah dengan seluruh jajarannya & juga dengan seluruh komponen bangsa supaya kita dapat segera keluar dari krisis,” tegas Pratikno.

Fokus tersebut dibutuhkan supaya Indonesia dapat segera keluar dari krisis kesehatan karena COVID-19.

“Krisis kesehatan segera selesai, krisis perekonomian segera selesai, & justru kita sekali lagi mengerjakan lompatan kemajuan ke depan. Jadi tolong kita semuanya fokus untuk bekerja,” tambah Pratikno.

Dalam rilis yg dihinggakan IPW Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menpora Zainudin Amali, Mendikbud Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Menaker Ida Fauziyah, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Mensos Juliari P Batubara akan ‘di-reshuffle’.

Kemudian ada Menteri Kominfo Johnny G Plate, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi & Kepala Bulog Budi Waseso yg akan diganti.

Baca juga: FPKS ingatkan Presiden jangan ragu rombak kabinet
Baca juga: DPD sebut tiga senator rekomendasi La Nyalla kalau reshuffle

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1682362/mensesneg-tidak-benar-presiden-jokowi-akan-reshuffle-18-menteri

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by dono

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0