oleh

Menhan: Sistem pertahanan, keamanan nasional perlu aktualisasi

Slot SimakNews.com – Menhan: Sistem pertahanan, keamanan nasional perlu aktualisasi,

Dokumentasi – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berjanji akan menjelaskan secara gamblang terkait rencana strategis Indonesia bidang pertahanan-keamanan dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPR pada Rabu (2/6). (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA.)

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan sistem pertahanan & keamanan nasional perlu aktualisasi & menyesuaikan dengan kondisi saat ini & sepuluh tahun mendatang.

Payung hukum terkait sistem pertahanan & keamanan negara yg dimiliki saat ini sangat terbatas & lama, mengatakan Prabowo dalam Konferensi Nasional Sistem Pertahanan & Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) Abad ke-21 di Sentul, Jawa Barat, Jumat.

“Produk strategis Sishankamrata sangat terbatas, bahkan produk tersebut dari tahun 1960-1970-an, sudah 50 tahun lebih usianya. Perlu aktualisasi, disesuaikan dengan zaman 21, dengan keadaan yg kita hadapi sekarang & dasawarsa yg akan datang,” mengatakan Prabowo di Universitas Pertahanan Sentul, Jawa Barat, Jumat.

Baca juga: Wapres: Globalisasi jadi tantangan pertahanan & keamanan negara

Baca juga: Pengamat: Modernisasi alutsista perlu mendapat apresiasi

Selama ini, pembahasan terkait sistem pertahanan & keamanan nasional cuma terbatas di kalangan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), katanya.

Oleh karena itu, semua kalangan perlu terlibat untuk membahas pentingnya sistem pertahanan & keamanan sesuai dengan perkembangan zaman & teknologi.

“Selama ini pemahaman & pembahasan Sishankamrata itu lebih dilaksanakan di kalangan TNI. Maka konferensi ini untuk berembuk, bertukar pandangan tentang konsep Sishankamrata & bagaimana implementasinya di zaman ke-21,” jelasnya.

Prabowo menilai hasil dari konferensi tersebut selaras dengan kondisi tantangan pertahanan & keamanan negara masa kini, sehingga dapat dijadikan acuan bagi petugas pertahanan di lapangan.

“Hasil konferensi ini saya laporkan ke Wakil Presiden, Menkopolhukam & juga ke Presiden bahwa produk yg dihasilkan cukup membanggakan; menampung & menjawab tantangan yg dihadapi pelaku yg bertanggung jawab atas pertahanan negara di lapangan,” katanya.

Prabowo juga berharap rekomendasi yg dihasilkan dalam konferensi nasional tersebut dapat jadi undang-undang supaya dapat jadi acuan bagi kementerian/lembaga terkait.

“Kami menyarankan kepada Menkopolhukam supaya produk ini dapat berbentuk jadi undang-undang bagi negara kita, sehingga dapat dipakai sebagai pegangan oleh semua institusi & semua lembaga kenegaraan,” ujarnya.

Turut hadir dalam Konferensi Nasional Sishankamrata Abad ke-21 di Sentul tersebut ialah Wakil Presiden Ma’ruf Amin & Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum & Keamanan (Polhukam) Mahfud MD.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2218586/menhan-sistem-pertahanan-keamanan-nasional-perlu-aktualisasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *