oleh

Mendagri: Kantor di zona merah diminta WFH 75 persen

Slot SimakNews.com – Mendagri: Kantor di zona merah diminta WFH 75 persen,

Mendagri Tito Karnavian. ANTARA/HO-Kemendagri.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta kantor-kantor di daerah dengan status zona merah COVID-19 menerapkan “work from home” (WFH) atau bekerja dari rumah sebesar 75 persen pada perpanjangan PPKM mikro.

Tito Karnavian dalam keterangan pers diterima di Jakarta Selasa, mengatakan PPKM berbasis mikro kembali diperpanjang & berlaku mulai 15 Juni hingga 28 Juni 2021.

Sehubungan dengan perpanjangan penerapan PPKM mikro tersebut, katanya, terdapat pengaturan pembatasan kegiatan masyarakat yg harus mempertimbangkan perkembangan zonasi risiko wilayah di masing-masing daerah.

Baca juga: Pemerintah perpanjang PPKM Mikro hingga 28 Juni, ada penyesuaian baru

Misalnya saja, mengatakan dia, bagi daerah dengan zona merah diminta untuk menerapkan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah sebesar 75 persen yg diatur secara bergiliran.

Kemudian, kapasitas tempat ibadah yg dibatasi 50 persen dengan penerapan protokol kesehatan yg ketat & anjuran beribadah dari rumah.

Tito Karnavian mengingatkan masyarakat tidak letih & lengah dalam menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, & membatasi mobilisasi).

“Ini mungkin yg perlu dibangkitkan kembali untuk 5M, kita tidak boleh lelah, kita harus kuat, khususnya pemerintah untuk jadi motor supaya masyarakat tetap bangkit, untuk tidak lelah, & lengah,” mengatakan Mendagri.

Baca juga: Panglima TNI minta petugas mengetahui tugas dalam kendalikan COVID-19

Berdasarkan analisa & evaluasi yg dilakukan, katanya, pemerintah melihat adanya kecenderungan kejenuhan dalam penerapan 5M di tengah masyarakat.

Padahal 5M merupakan senjata utama dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 disamping upaya vaksinasi untuk menciptakan kekebalan kelompok.

Naiknya tren penularan kasus aktif COVID-19 dalam beberapa hari terakhir, ujar dia, disinyalir akibat masyarakat abai dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker.

Karena itu, Mendagri meminta kepala daerah gencar mengaktifkan kembali kampanye penggunaan masker & penegakan hukum dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

Baca juga: Kakorlantas minta pos pemeriksaan PPKM mikro dimaksimalkan

“Bapak Presiden sudah menyampaikan supaya masalah masker ini terus digencarkan, jangan kendor karena terlihat memang agak kendor dibanding awal-awal kita aktif membagikan masker & kampanye masker,” ujarnya.

Kebijakan perpanjangan PPKM mikro merupakan upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran COVID-19. Namun, masyarakat diminta tak letih & lengah untuk menjaga diri & keluarga dari penyebaran virus dengan menerapkan protokol kesehatan & 5M.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2211446/mendagri-kantor-di-zona-merah-diminta-wfh-75-persen

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *