oleh

Memaksa Membuka Sekolah dapat Mengancam Nyawa, Masa Depan Siswa, Guru dan Keluarga – Pendidikan

Slot SimakNews.com – Memaksa Membuka Sekolah dapat Mengancam Nyawa, Masa Depan Siswa, Guru dan Keluarga – Pendidikan,

Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan & Guru (P2G) Satriwan Salim. ANTARA/Indriani/am.

jpnn.com, JAKARTA – Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan & Guru (P2G) Satriwan Salim angkat bicara terkait rencana pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas yg akan diterapkan dalam waktu dekat.

Menurutnya, ada faktor risiko sangat besar apabila sekolah dipaksa dibuka serentak pertengahan Juli 2021 nanti.

Hal itu mengingat angka Covid-19 di tanah air yg tinggi & munculnya corona varian baru, serta angka positif yg berada di atas 10 persen di banyak daerah.

Slot info lainnya:
  • Jelang PTM Terbatas, Satgas Covid-19 Tegaskan Hal Ini

“Tentu opsi memaksa membuka sekolah akan mengancam nyawa, keselamatan, & masa depan siswa termasuk guru & keluarganya,” mengatakan Satriwan di Jakarta, Jumat (4/6).

Menurut Satriwan, PTM terbatas sulit dipaksakan secara serentak dikarenakan lambatnya vaksinasi Covid-19 bagi pendidik & tenaga kependidikan.

Dia mengatakan P2G sangat memahami ancaman learning loss, meningkatnya angka putus sekolah, & angka perkawinan usia sekolah di beberapa daerah sebagai dampak pembelajaran jarak jauh selama hampir 1,5 tahun yg belum efektif, yg akan berdampak panjang,

Slot info lainnya:
  • Ini 4 Syarat Wajib Bagi Sekolah di Kabupaten Bogor Melaksanakan PTM Terbatas

“Sangat berpotensi mengancam bonus demografi Indonesia, sebab ini menyangkut kualitas SDM Indonesia sekarang & nanti,” ujar Satriawan.

Dia menyebut ada dua indikator mutlak sekolah dapat dimulai untuk pembelajaran tatap muka di awal tahun ajaran baru Juli 2021 nanti.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *