Screenshot 20200811 132744 1 -
in

Megawati: Masih ada yg pertentangkan agama & Pancasila

Tangkapan layar Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan arahan pada pengumuman 75 pasangan calon kepala daerah di Pilkada serentak secara virtual, di Jakarta, Selasa (11/8/2020). (ANTARA/Syaiful Hakim)

Jakarta (ANTARA) – Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri mengatakan masih ada pihak yg mempertentangkan antara Pancasila & agama meski bangsa Indonesia sudah merasakan 75 tahun kemerdekaan.

Advertisements

“Pada usia 75 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia, masih saja ada pihak yg mencoba mempertentangkan prinsip-prinsip negara kita, hubungan antara agama dengan negara, agama dengan Pancasila,” mengatakan Megawati, di Jakarta, Selasa.

Bahkan, mengatakan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu, ada pihak yg mencoba mengutak-atik prinsip negara yg sudah selesai & disepakati para pendiri bangsa bersama para alim ulama.

Baca juga: Megawati: Pancasila adalah falsafah kemanusiaan

Hal tersebut dihinggakan Megawati saat jadi pembicara kunci webinar nasional bertema “Kontekstualiasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara, Falsafah Hidup Bangsa & Ideologi Negara” & peluncuran buku karya Prof Dr Hamka Haq berjudul “Asas Kehidupan Berbangsa & Bernegara: Jejak Pemikiran Soekarno” yg disiarkan secara daring.

Megawati mengingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila bukanlah sesuatu yg asing, tetapi memang sudah ada di dalam kepribadian & kebudayaan bangsa Indonesia.

“Bung Karno tidak pernah mengklaim sebagai pencipta Pancasila, tetapi beliau sering mengatakan menggalinya dari nilai-nilai yg sudah hidup lestari dalam kepribadian & kebudayaan bangsa Indonesia,” katanya.

Oleh karena itu, mengatakan Megawati, kehidupan berketuhanan yg rukun & damai di antara sesama pemeluk agama merupakan bagian penting dari budaya bangsa Indonesia.

Baca juga: Megawati: Pancasila harus sering ada di sanubari

Berkaitan dengan Pancasila & Bung Karno, ia menjelaskan bahwa rangkaian sejarah mencatat peran penting & strategis Bung Karno dalam proses kemerdekaan & pembentukan Pancasila.

“Bukan cuma pada konteks politik kemerdekaan bangsa, tetapi juga dalam memberi isi & bentuk bagi eksistensi negara Indonesia merdeka yg diberi dasar Pancasila,” katanya.

Sebagai asas berbangsa & bernegara, mengatakan Megawati, Pancasila berfungsi sebagai suatu meja statis untuk pijakan & bintang penuntun yg jadi kompas penunjuk arah.

Dengan kehadiran buku karya Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), sayap organisasi PDI Perjuangan itu bersamaan HUT Ke-75 RI, mengatakan Megawati, diharapkan jadi momentum untuk introspeksi & proyeksi kepada perjalanan kehidupan berbangsa & bernegara.

Baca juga: Megawati yakini Pancasila jadi jawaban berbagai persoalan

“Sejak 75 tahun yg lalu hingga hari ini & masa yg akan datang, bahwa pada 18 Agustus 1945 para pendiri bangsa menyepakati dasar & ideologi negara kita adalah Pancasila yg sila-silanya termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945,” mengatakan Megawati.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1675614/megawati-masih-ada-yang-pertentangkan-agama-dan-pancasila

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by dono

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0