oleh

Marquez Merasa Seperti Berjalan di Udara, Terpental, Akhirnya Naik Skuter – Olahraga

Slot SimakNews.com – Marquez Merasa Seperti Berjalan di Udara, Terpental, Akhirnya Naik Skuter – Olahraga,

Marc Marquez mengalami kecelakaan di FP2 MotoGP Belanda. Foto: motogpcom

jpnn.com, ASSEN – Marc Marquez mendesak Honda menemukan solusi untuk masalah kontrol traksi yg menyebabkan dia kecelakaan saat latihan bebas kedua (FP2) MotoGP Belanda di Assen, Jumat (25/6) malam.

Marquez merasa seperti berjalan di udara

Setelah mengakhiri 19 bulan tanpa podium pertama MotoGP di Sachsenring pekan lalu, Marquez datang ke Assen dengan semangat tinggi, tetapi bersamaan juga dengan sejumlah masalah di motornya, meski RC213V-nya itu kini menggendong sasis baru.

Slot info lainnya:
  • FP2 MotoGP Belanda: Marquez Terpelanting, Terbanting, Lalu Terguling

Marquez mendapati dirinya benar-benar terbang di udara saat memacu Kuda Besinya itu pada kecepatan 130km/jam.

Ini merupakan kecelakaan terbesar Marquez, sejak kembali dari patah lengan tahun lalu.

Marquez terpelanting dari motornya saat bagian belakang motornya meluncur ke samping di Turn 11.

Slot info lainnya:
  • Top Gun Pimpin FP1 MotoGP Belanda

Saat Marquez terpental keras hingga kandas di gravel, ada kekhawatiran atas penyembuhan lengan kanannya.

Marshal segera mempersiapkan tandu untuk si pemilik motor nomor 93 itu.

TAGS   Marquez MotoGP Belanda MotoGP Assen Marc Marquez

BERITA TERKAIT
  • FP2 MotoGP Belanda: Marquez Terpelanting, Terbanting, Lalu Terguling
  • Marc Marquez Kaget Bisa Pertahankan Gelar Raja Sachsenring Sejak 2009
  • Marc Marquez Membeberkan Rahasia Kemenangan di MotoGP Jerman
  • Klasemen MotoGP 2021: Di Mana Posisi Marc Marquez Setelah Balapan Sachsenring?
  • Marc Marquez Juara MotoGP Jerman, Adiknya jadi Korban
  • Oh, Lihatlah! Marc Marquez pun Sujud Syukur, Sangat Emosional

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

loading…

.SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *