oleh

Mantan Dubes: Berkuasanya Taliban belum berdampak bagi Indonesia

Slot SimakNews.com – Mantan Dubes: Berkuasanya Taliban belum berdampak bagi Indonesia,

Seorang anggota Taliban (tengah) berdiri di luar Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afganistan, Senin (16/8/2021). REUTERS/Stringer/hp/cfo.

Jakarta (ANTARA) – Mantan Duta Besar (Dubes) RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Prof Makarim Wibisono mengatakan kembali berkuasanya kelompok Taliban di Afghanistan belum berdampak bagi keamanan Indonesia.

“Sebab Afghanistan masih sibuk dengan urusan domestiknya,” mengatakan Makarim melalui keterangan tertulis yg diterima di Jakarta, Jumat.

Sebelum pandemi COVID-19, separuh penduduk Afghanistan berada di bawah garis kemiskinan. Hal itu bertambah setelah pandemi melanda dunia termasuk Afghanistan. Hal inilah yg jadi fokus bagi Taliban, ujar Makarim.

Selain pandemi COVID-19 & masalah kemiskinan, persoalan multietnik & afiliasi politik, merupakan pekerjaan rumah akbar yg juga dihadapi kelompok Taliban.

Baca juga: Chappy: Perubahan kekuasaan di Afghanistan berpengaruh pada RI

Untuk membentuk pemerintahan yg stabil, Taliban harus sanggup mengintegrasikan seluruh faksi di Afghanistan.

“Taliban didukung oleh beberapa akbar etnis Pashtun. Sedangkan etnis-etnis lain memiliki afiliasi politik sendiri, seperti Hazara yg mendukung faksi Syiah, Uzbek yg nasionalis, & Tajik mendukung islam moderat,” mengatakan dia.

Pengamat Politik Internasional Prof Imron Cotan sependapat bahwa kelompok Taliban tengah disibukkan oleh keadaan dalam negeri & yg lebih berat dihadapi Taliban ialah memperoleh pengakuan internasional.

Akan tetapi, hal itu bukan tidak mungkin diraih bila melihat fakta Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) William Burns menggelar pertemuan rahasia dengan salah satu pemimpin Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar di Kabul.

“Jadi, selama mereka mendirikan pemerintahan yg all inclusive & menghargai HAM, maka tak sulit bagi mereka untuk memperoleh pengakuan internasional,” ujar Imron.

Baca juga: Hamidin: Waspada potensi radikalisme setelah berkuasanya Taliban

Imron juga menyoroti segelintir orang di Indonesia yg menilai kemenangan Taliban di Afghanistan, jadi inspirasi untuk mendirikan negara islam di Tanah Air. Angan-angan semacam itu adalah kekeliruan. Sebab, Indonesia dari dulu merupakan negara yg moderat & berada di tengah.

Pada kesempatan yg sama, Direktur Eksekutif Moya Institute Hery Sucipto mengatakan kemenangan Taliban & perginya Amerika Serikat dari Afghanistan cukup mengagetkan dunia.

“Hal tersebut mengingatkan publik dunia pada kekalahan Amerika di Vietnam dekade 1970-an,” ujarnya.

Bagi Indonesia, lanjut Hery, kemenangan Taliban juga menimbulkan kekhawatiran. Ideologi islam yg keras dari kelompok tersebut dikhawatirkan dapat mengilhami kelompok-kelompok serupa di Indonesia untuk mengerjakan gerakan yg sama.

Baca juga: Pengamat: Pemberontakan ekstrem tidak akan sukses di Indonesia

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2385817/mantan-dubes-berkuasanya-taliban-belum-berdampak-bagi-indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *