oleh

Mantan Atlet Dayung Nasional Kini Jadi Nelayan, Sedih! – Nasional

Slot SimakNews.com – Mantan Atlet Dayung Nasional Kini Jadi Nelayan, Sedih! – Nasional,

Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA – Ada mantan atlet dayung diketahui kini hanya berprofesi sebagai nelayan.

Namanya yakni Abdul Razak, dia diketahui menjadi nelayan di kampung halamannya, Wakatobi.

Mengetahui hal tersebut Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyarankan Kementerian Pemuda & Olahraga (Kemenpora) mempunyai program untuk masa tua atlet.

Slot info lainnya:
  • Ini Kesalahan yg Terjadi di DKI Jakarta, Jangan Terulang di Ibu Kota Baru

Tujuannya, agar dapat membantu kesejahteraan para atlet di masa tuanya nanti.

“Prestasi mereka tidak boleh diabaikan karena telah mengharumkan nama bangsa. Kehidupan masa tua para atlet tersebut harus mendapatkan jaminan,” ujar LaNyalla di sela masa reses di Jawa Timur, Kamis (12/8).

Abdul Razak dikenal sebagai atlet yg memiliki prestasi hingga tingkat mancanegara.

Slot info lainnya:
  • Totalitas TNI AL, Memberikan Darah Menyelamatkan Kehidupan

Yakni, prestasi 4 emas di SEA Games Malaysia 1989, 3 emas SEA Games Singapura 1993, 1 perak & 1 perunggu Asian Games Beijing 1990.

Selain itu, melaju hingga perempat final Olimpiade Barcelona 1992.

Sumber ANTARA

TAGS   Mantan Atlet Dayung nelayan DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti

BERITA TERKAIT
  • Pak Ganjar Beri Semangat untuk Para Atlet Jateng, Lihat yg Dilakukannya
  • Joko Sudarmawan Meraup Rp 5,181 Miliar dari 53 Orang yg Dijanjikan Jadi PNS
  • Imajinasi Mantan Suami Terlalu Tinggi, Nikita Mirzani Rela Lakukan Ini
  • Kuburan Mantan Berbentuk Persegi Panjang, Pengunjung Penasaran Pengin Datang
  • Peraih Medali Olimpiade Tokyo Bakal Dapat 3 Kg Tabungan Emas dari Pegadaian
  • Alhamdulillah, Banyak Kabar Gembira dari Kolonel Aris Mudian

SPONSORED CONTENT

loading…

.SC_TBlock_321180_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 100px; height: 102px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

loading…

.SC_TBlock_321187_td img[src*=img]{ border: 1px solid rgb(0, 0, 0); margin: 1px; width: 165px!important; min-width: 102px; height: 100px!important; position: static; object-fit: cover;} #cto_advert_logo { object-fit: fill!important; width:auto!important; height:auto!important;} #SC_TBlock_321187 > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; } #SC_TBlock_321187 a { font-family: Georgia, Times, Times New Roman, serif !important; } .SC_TBlock > div > table > tbody > tr > td { padding: 0 !important; } #SC_TBlock_321180 >div >table a{ padding: 0; } #SC_TBlock_321180 > div > table > tbody > tr > td{ vertical-align: top; }

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *