2020 08 22T175130Z 116669116 MT1PANPPSGENTUEFA22082020028 RTRMADP 3 SOCCER PSG TRAINING UEFA CHAMPIONS LEAGUE -
in

Mampukah PSG rengkuh gelar juara Liga Champions pertamanya

Pemain Paris Saint-Germain (PSG) Marquinhos bersama rekannya berlatih jelang final Liga Champions melawan Bayern Munchen di Estadio do Sport Lisboa e Benfica, Lisbon, Potrugal, Sabtu (22/8/2020). ANTARA FOTO/Reuters/Panoramic /POOL /UEFA/Julian Finney/pras.

Jakarta (ANTARA) – Paris Saint-Germain yg disokong pemain bintang seperti Neymar & Kylian Mbappe memburu gelar Liga Champions perdana kalinya di stadion tertutup di Lisbon, Senin dini hari.

Advertisements

Masalahnya mereka menghadapi batu sandungan yg akbar yg dapat menghentikan mereka dari Bayern Muenchen yg dipimpin oleh si produktif Robert Lewandowski.

Ini adalah pertarungan adu gengsi antara dua klub super Eropa. PSG harap memungkas prestasi menanjak mereka dalam sepuluh tahun terakhir di bawah pemilik Qatar, sedangkan Bayern berambisi mengangkat trofi ini untuk keenam kalinya.

Kesempatan seperti itu pantas untuk dimainkan di depan stadion yg penuh sesak, namun Estadio da Luz yg berkapasitas 65.000 kursi nanti akan kosong melompong.

Tidak ada penonton yg boleh masuk, seperti yg sudah terjadi sepanjang turnamen ‘Final Delapan’ yg baru kali ini terjadi akibat pandemi virus corona.

Baca juga: Transformasi PSG setelah injeksi Qatar
Baca juga: Tuchel yakin tampil perdana di final bukan faktor kelemahan PSG

“Memang benar akan aneh bermain secara tertutup. Kami harap dihadiri pendukung kami di sana tetapi saya tahu mereka mendukung kami di mana pun mereka berada. Tapi ini tetap Liga Champions,” mengatakan Mbappe dalam konferensi pers virtual seperti dikutip AFP, Minggu.

Kompetisi ini ditangguhkan selama lima bulan sebelum akhirnya dilanjutkan awal Agustus silam di mana pertandingan yg biasanya dua leg saat perempat final & semifinal, kini cukup diselesaikan dengan satu leg saja.

“Anda masih dapat merasakan ketegangan itu. Semua orang harap menang, khususnya dengan format yg tidak biasa ini. Semua orang akan mengingat ini untuk waktu yg lama mengingat peristiwa-peristiwa tragis yg menyelimutinya,” tambah Mbappe.

Sementara atmosfer di lapangan tidak akan nyata untuk ratusan orang yg dibolehkan hadir, pertandingan ini menjanjikan hal yg menarik karena mempertemukan dua regu yg dominasi domestiknya hampir total & keduanya adalah menang meyakinkan dalam semifinal.

Baca juga: Ini perkiraan Wayne Rooney soal final Liga Champions

Tercatat sejarah

PSG memastikan tempat mereka pada final Liga Champions pertamanya setelah menggebuk RB Leipzig 3-0.

Mereka adalah wakil Liga Prancis perdana yg mencapai sejauh ini sejak Monaco mencapainya pada 2004 & dapat jadi regu kedua dari Ligue 1 yg merengkuh anugerah terbesar klub sepak bola Eropa itu setelah Marseille pada 1993.

“Inilah alasan saya datang ke sini. Saya sering mengatakan bahwa saya harap mencatat sejarah negara saya. (Ini) kesempatan lain untuk mengerjakan hal itu,” mengatakan Mbappe.

Baca juga: Juara Liga Champions jadi misi Mbappe sejak gabung PSG

Jika PSG mewakili nouveau riche atau orang kaya baru, Bayern adalah salah satu raksasa tradisional benua itu. Ini merupakan final Liga Champions ke-11 mereka.

Lima kemenangan terakhir mereka terjadi pada 2013. Empat starter dari regu yg menang 2-1 dalam final melawan Borussia Dortmund di Wembley -penjaga gawang Manuel Neuer, Jerome Boateng, David Alaba & Thomas Mueller- bermain lagi dalam final kali ini kendati Boateng diragukan tampil karena cedera hamstring.

Ketika pada 1974, Bayern menjuarai Piala Eropa pertamany, regu PSG muda baru saja promosi ke papan atas Prancis.

Mengesampingkan masa lalu mereka yg beda jauh, Bayern sekarang tampil sebagai regu paling tangguh di Eropa.

Kemenangan 3-0 mereka pada semifinal atas Lyon adalah kemenangan ke-20 berturut-turut mereka. Mereka tidak terkalahkan dalam 29 pertandingan sejak Desember tahun lalu di bawah asuhan pelatih Hansi Flick.

Musim ini mereka sudah mengantongi gelar pemenang liga & Piala Jerman. Gelar liganya pun merupakan gelar Bundesliga kedelapan berturut-turut.

Mereka sudah memenangkan semua dari 10 pertandingan Liga Champions mereka musim ini, dengan mencetak 42 gol, termasuk kemenangan 7-2 atas Tottenham Hotspur & 8-2 atas Barcelona dalam perempat final.

Baca juga: Angel Di Maria berharap trofi Liga Champions lagi di Lisbon
Baca juga: Kala tim-tim ‘liga petani’ mendominasi Liga Champions

Keuntungan kecil Bayern

Lewandowski sudah mengemas 55 gol musim ini. Tetapi itu karena mendapatkan dukung total.

Bayern mengambil risiko dengan pola high defensive line (barisan depannya kerap turut maju ke tengah atau menolong serangan) yg berbahaya. Namun masih harus dilihat apakah mereka masih mau mengambil risiko itu saat melawan trisula PSG; Neymar, Mbappe & Angel Di Maria.

“Kami sering bermain dengan high defensive line & pada akhirnya kami mendapatkan hasil dengan mengerjakan itu sehingga kami tidak akan terlalu banyak berubah,” tegas Flick.

Juara Prancis, di bawah asuhan pelatih asal Jerman Thomas Tuchel, kalah sekali sejak 1 November tahun lalu, & mereka membalikkan kekalahan 2-1 di Dortmund pada babak 16 akbar dengan memenangkan leg kedua.

Baca juga: Mengapa Bayern Muenchen begitu dominan di Jerman ?

“Merupakan keuntungan kecil bagi Bayern yg mereka manfaatkan sebagai klub yg memainkan pertandingan ini. Saya akui itu, tetapi itu bukan keunggulan yg menentukan,” mengatakan Tuchel.

Neymar dalam kondisi bagus & Mbappe sudah pulih dari cedera pergelangan kaki, sementara Tuchel optimistis playmaker Marco Verratti dapat diturunkan sejak awal setelah cedera betis.

Namun, masih ada keraguan atas penjaga gawang Keylor Navas yg pernah tiga kali menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid, setelah absen pada semifinal, begitu AFP.

Baca juga: Hansi Flick bicara strategi Bayern jelang final Liga Champions
Baca juga: Kimmich yakin Bayern tak akan main bertahan lawan PSG
 

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1683906/mampukah-psg-rengkuh-gelar-juara-liga-champions-pertamanya

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by IDN Sport

Staff pada Grup operator label swasta terbesar yang menggunakan tulang punggung kami di ASIA. Rekam jejak yang terbukti selama lima tahun dan lebih dari 300 klien dengan basis klien terbesar dari jaringan multipemain.

Bergabung bersama IDNSport.net dan rasakan apa itu game online masa depan. Kami memiliki semua alat yang diperlukan untuk mengungguli persaingan dan kami menyediakan kolaborasi ujung ke ujung untuk memastikan kemajuan bisnis yang berkelanjutan. Jangan lewatkan kesempatan ini dan bergabunglah dengan jaringan game online terbesar di Asia!

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0