oleh

Mahfuz Sidik: Indonesia jadi kekuatan dorong kemerdekaan Palestina

Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia & juga Ketua Komisi I DPR RI 2010-2016 Mahfuz Sidik. (Dokumentasi Partai Gelora)

Jakarta (ANTARA) – Ketua Komisi I DPR RI 2010-2016 Mahfuz Sidik menilai Indonesia saat ini dapat mengambil peran lebih sebagai kekuatan baru untuk mendorong kemerdekaan Palestina sebagai negara merdeka, di tengah melemahnya kekuatan negara-negara di kawasan timur tengah.

Menurut dia, langkah yg dapat dilakukan pemerintah Indonesia adalah dengan mendorong proses konsolidasi & rekonsilasi dua kekuatan politik utama di Palestina yaitu Fatah dengan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Tepi Barat & Hamas di Gaza.

“Kalau kita harap mempercepat kemerdekaan Palestina, maka kita harus mendorong rekonsilasi & konsolidasi kekuatan politik di Palestina untuk bersatu. Indonesia sanggup mengambil posisi itu,” mengatakan Mahfuz dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Akademisi: Komunikasi internasional akan tuntaskan masalah Palestina

Hal itu dikatakannya dalam diskusi bertajuk “Akankah Palestina Segera Merdeka” yg diselenggarakan Al Quds Volunteer Indonesia, Senin (17/5) malam.

Menurut Mahfuz, kekuatan kawasan yg selama ini didominasi Liga Arab & juga Iran & Turki sedang melemah sehingga perhatian serta dukungan kepada Palestina berkurang, termasuk soal pendanaan.

Dia menilai, beberapa negara yg tergabung di Liga Arab banyak terlibat konflik politik & perang di kawasan sedangkan Iran masih dianggap musuh beberapa negara arab karena paham Syiah, sementara Turki menghadapi tekanan politik & ekonomi di dalam negerinya.

“Jadi Indonesia dapat mengambil peran lebih besar, basis politik kita jelas ada di konstitusi, dari Presiden Soekarno hingga pemerintahan Presiden Jokowi sikapnya jelas, & dukungan masyarakat juga sangat luas. Saat kekuatan di kawasan timur tengah melemah, peran Indonesia dapat semakin penting,” ujarnya.

Dia berharap pemerintahan Presiden Jokowi wujudkan kemauan politik untuk mengambil peran lebih akbar dalam mendorong kemerdekaan Palestina, meskipun jalannya tidak mudah.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Gelora itu, Indonesia dapat jadi kekuatan baru yg dapat menyatukan politik pemerintahan di Palestina & masyarakatnya.

“Kita sudah punya pengalaman kemerdekaan. Indonesia juga dapat menggalang dukungan 138 negara yg sudah mengakui negara Palestina melalui jalur diplomasi internasional,” ujarnya.

Dia menjelaskan, persoalan mendasar saat ini adalah di Palestina memang masih terjadi pembelahan, tidak cuma soal wilayahnya yg terbelah antara Tepi Barat & Gaza, tetapi juga menyangkut soal pemerintahan otoritas Palestina yg terbelah.

Menurut dia, dua kekuatan politik di Palestina antara PLO (Fatah) & Hamas diharapkan dapat bersatu kembali untuk membentuk pemerintahan Palestina merdeka yg kokoh.

Dia menilai Palestina harus sanggup menyelesaikan persoalan tersebut karena jadi prasyarat dasar menuju kemerdekaan yg berdaulat.

Baca juga: MPR RI-Parlemen Turki minta PBB hentikan serangan Israel ke Palestina
Baca juga: NasDem dukung upaya RI hentikan serangan militer Israel di Palestina
Baca juga: PBNU minta serangan militer Israel di Palestina dihentikan

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2161278/mahfuz-sidik-indonesia-jadi-kekuatan-dorong-kemerdekaan-palestina

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *