antarafoto peringatan hari konstitusi 180820 mrh 4 -
in

Mahfud: Bung Karno bukan penganut sekularisme

Menko Polhukam Mahfud MD (kanan) berdoa saat menghadiri Hari Konstitusi 2020 di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum & Keamanan Mahfud MD menyebutkan bahwa Ir Soekarno atau Bung Karno bukan penganut sekularisme karena pada dasarnya adalah seorang santri.

Advertisements

“Bung Karno pada dasarnya santri. Kalau santri diistilahkan dengan orang Islam yg menjalankan ajaran agamanya, seperti melaksanakan shalat lima waktu, naik haji, puasa, & sebagainya. Dari sudut itu Bung Karno santri,” mengatakan Mahfud, Selasa.

Hal tersebut dihinggakan Mahfud saat webinar nasional bertema “Kontekstualiasi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara, Falsafah Hidup Bangsa & Ideologi Negara” & peluncuran buku karya Prof Dr Hamka Haq berjudul “Asas Kehidupan Berbangsa & Bernegara: Jejak Pemikiran Soekarno” yg disiarkan secara daring.

Baca juga: Mahfud: Bagi Pemerintah Pancasila dimaknai sebagai satu tarikan napas

Mahfud menjelaskan bahwa dalam pandangan tokoh Islam ketika itu ada dua aliran, yakni mereka yg mengharapkan bahwa Islam harus membentuk negara supaya Islam maju, seperti diwakili oleh M Nasir.

Akan tetapi, mengatakan dia, ada pula tokoh yg berpandangan supaya Islam maju harus dipisahkan dari negara, termasuk salah satunya adalah Bung Karno.

Jejak pemikiran Bung Karno tentang Islam, mengatakan Mahfud, dapat ditelusuri pada tulisan-tulisannya di Majalah Pandji Islam sejak tahun 1938, antara lain “Memudakan Pengertian Islam”, “Apa Sebab Turki Memisah Agama dari Negara”, “Masyarakat Onta & Masyarakat Kapal Udara, & “Islam Sontoloyo”.

Pemikiran-pemikiran Bung Karno itu, mengatakan dia, justru menunjukkan sifat & semangat Presiden perdana RI itu dalam membangun Islam tanpa dikaitkan dengan negara.

Baca juga: Mahfud: Penataran P4 dihidupkan lagi dengan format baru

Namun, Mahfud mengatakan Bung Karno menyadari bahwa kedua pandangan itu perlu dipertemukan & dikompromikan.

“Terjadilah dialektika, ketemu, dikompromi, jadilah Pancasila. Jadi, Bung Karno itu bukan penganut sekularisme. Tetapi, bagaimana membangun Islam di sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia, lahirlah Pancasila itu,” katanya.

Menurut Mahfud, buku yg ditulis oleh Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), sayap organisasi PDI Perjuangan itu menjelaskan tentang asas-asas kehidupan negara yg dihinggakan oleh Bung Karno.

Baca juga: Mahfud MD minta masyarakat pahami pluralisme

Padahal, seperti diketahui, mengatakan dia, Bung Karno di dalam perumusan dasar negara adalah orang yg paling terkemuka, termasuk yg mengetuai Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) & Panitia Sembilan yg menghasilkan Piagam Jakarta.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1675818/mahfud-bung-karno-bukan-penganut-sekularisme

Report

What do you think?

888 points
Upvote Downvote

Written by dono

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0