oleh

Luhut ungkap tiga kunci hidup berdampingan dengan COVID-19

Slot SimakNews.com – Luhut ungkap tiga kunci hidup berdampingan dengan COVID-19,

Menko Kemaritiman & Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. ANTARA/HO-Kemenko Kemaritiman & Investasi.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman & Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan tiga kunci utama yg tengah disiapkan pemerintah untuk dapat hidup berdampingan dengan COVID-19.

“Pertama adalah cakupan vaksinasi yg tinggi khususnya untuk kelompok rentan, seperti lansia,” katanya dalam konferensi pers daring yg dipantau dari Jakarta, Senin.

Kunci kedua, yakni penerapan 3T (Testing, Tracing, Treatment) termasuk penanganan isolasi terpusat (isoter) yg optimal.

“Isoter jadi sangat penting. Orang-orang yg kena status hitam di PeduliLindungi, akan kita segera tangani. Di mal, misalnya, kita periksa (jika statusnya hitam) langsung bawa ke karantina terpusat untuk menghindari penularan ke orang-orang lain,” jelasnya.

Baca juga: Pemerintah masukkan cakupan vaksinasi dalam evaluasi level PPKM

Kunci ketiga, lanjut Luhut, yakni kepatuhan protokol kesehatan yg tinggi meliputi 3M & implementasi screening PeduliLindungi.

“Jika capaian vaksinasi masih rendah, maka tiga strategi utama tersebut akan ditambahkan dengan pembatasan kegiatan masyarakat, seperti implementasi PPKM yg ada saat ini,” katanya.

Wakil Ketua Komite Pengendalian Covid-19 & Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) itu menuturkan sebagaimana dihinggakan Presiden Joko Widodo, tujuan & arah kebijakan penanganan COVID-19 tetap konsisten. Namun, strategi & manajemen di lapangan disesuaikan dengan masalah & tantangan yg ada.

“Pengetatan & pelonggaran mobilitas masyarakat, misalnya, harus dilakukan paling lama setiap minggu, dengan merujuk kepada data-data terkini,” ujarnya.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali berlanjut hingga 20 September, Bali turun level

Menurut Luhut, langkah pengetatan & pelonggaran mungkin kerapkali dibaca sebagai kebijakan yg berubah-ubah, atau sering dibaca sebagai kebijakan yg tidak konsisten.

Namun, justru itulah yg harus dilakukan untuk menemukan kombinasi terbaik antara kepentingan kesehatan & kepentingan perekonomian masyarakat.

“Karena virusnya yg sering berubah & bermutasi, maka penanganannya pun harus berubah sesuai dengan tantangan yg dihadapi,” katanya.

Sebagai mantan anggota militer, Luhut menuturkan penanganan COVID-19 di Indonesia tak berbeda dengan operasi militer.

“Operasi militer pun sering mengerjakan perubahan-perubahan supaya tidak dapat dibaca musuh. Kita membaca bagaimana sifat varian delta ini & kita juga mengerjakan perubahan strategi kita untuk menghadapi itu. Itu sebabnya mungkin kenapa kita dapat cepat menciptakan perbaikan-perbaikan di Indonesia. Bukan tidak ada konsistensi, tetapi kita menyesuaikan, melihat sifat-sifat ini & pengalaman-pengalaman di negara lain,” tutup Luhut.

Baca juga: Luhut ungkap capaian penanganan Covid-19 & perkiraan kasus harian

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/2390569/luhut-ungkap-tiga-kunci-hidup-berdampingan-dengan-covid-19

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *