oleh

Like Video Porno, Fadli Zon Dilaporkan Ke Polisi. Ini Kata Pelapor

-Umum-9 views

Online – Imbas dari like video porno oleh akun Twitter anggota DPR RI Fraksi Gerindra Fadli Zon, Ketua Umum Aliansi Pejuang Muda Indonesia (APMI), Aby Febriyanto Dunggio pada Jumat sore (8/1) mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan kasus tersebut.

Akun @fadlizon tersebut diduga ikut mendistribusikan video porno dengan cara menge-like akun pengupload video adegan dua orang yg sedang bersetubuh.

beincash

Aby menilai hal ini berbahaya kalau anggota dewan perwakilan rakyat Indonesia ikut mendistribusikan video porno dibiarkan saja tanpa diberikan sanksi. Karena ini akan jadi preseden buruk ditengah masyarakat kalau tidak dilaporkan. “Wakil rakyatnya saja begitu, gimana rakyatnya nanti?”, mengatakan Aby.

Akun @fadlizon tersebut diduga ikut mendistribusikan video porno dengan cara menge-like akun pengupload video adegan dua orang yg sedang bersetubuh.

Aby menilai hal ini berbahaya kalau anggota dewan perwakilan rakyat Indonesia ikut mendistribusikan video porno dibiarkan saja tanpa diberikan sanksi. Karena ini akan jadi preseden buruk ditengah masyarakat kalau tidak dilaporkan. “Wakil rakyatnya saja begitu, gimana rakyatnya nanti?”, mengatakan Aby.

“Masyarakat akan beraganggapan bahwa wakil rakyat kebal hukum & hal ini akan menghancurkan integritas negara di hadapan publik kalau dibiarkan”, katanya.

Selain itu menurut Aby, sebagai wakil rakyat semestinya Fadli Zon memberi teladan yg baik kepada generasi muda, “kalau dia ikut menyebarkan yg tadinya orang tidak tau dengan akun twitter porno itu akhirnya tau & nonton semua, masa yg amoral begitu tidak dapat dijerat hukum?”, tambahnya

Sementara Fadli Zon mengatakan bahwa akun miliknya pada saat like video porno, dikarenakan kelalaian staff saat membersihkan situs tak senonoh.

Fadli Zon dilaporkan oleh Aby Dunggio karena ada dugaan sudah mendistribusikan konten yg bermuatan asusila sesuai bunyi Pasal 27 Ayat 1 Juncto Pasal 45 Ayat 1 UU ITE & dugaan menyebarkan berita dusta yg menimbulkan keonaran sesuai dengan Pasal 14 & 15 UU No 1 Tahun 1946 Tentang Peratuan Hukum Pidana dengan maksimal 10 tahun sanksi penjara. (Newsinergi.com)

ligafox

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *